Beranda Edukasi Sekolah Hebat SDN Pedalangan 02 Semarang Dicap Pinggiran, Kini Malah Menanjak

SDN Pedalangan 02 Semarang Dicap Pinggiran, Kini Malah Menanjak

90
BERBAGI
Kepsek SD Pedalangan 02 dan para guru foto bersama membawa bunga pemberian siswa di Hari Guru Nasional, kemarin. FOTO : BAGUS PANJI/JATENGPOS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Banyak sekolah dasar di Kota Semarang yang dulunya belum berkembang kini sudah maju. Seperti SD Negeri Pedalangan 02 Semarang, di Jln Jatimulyo No 40 Semarang ini. Keberadaanya di perbatasan Tembalang  sering dianggap terpencil. Bahkan diisukan dahulu pernah akan tutup. Namun pelan tapi pasti sekarang mulai bangkit.

Kepsek SDN Pedalangan 02, Rumiati SPd Msi mengatakan, sekolah ini dahulu memang konon pecahan dari sekolah lain. Melihat lokasinya memang berada agak menjorok ke bawah sehingga dianggap sekolah terpencil. “Apalagi sekolah ini berhadapan dengan sekolah dasar negeri yang lebih besar dari sini. Sejak saya masuk sini pada Januari 2015,Nperkembangan mulai ada,” jelasnya.

Menurutnya, kini ada perkembangan mulai jumlah siswa, prestasi akademik dan non akademik. Seperti olahraga taekwondo dan prestasi akademik peringkat bagus untuk nilai ujian nasional (UN).

“Sekitar tiga tahun lebih saya optimis menjalankan tugas dengan baik. Satu hal yang mendukung saya selain guru, yakni orangtua atau wali murid yang guyup dengan kami,” jelasnya.

Rumiati menyebutkan, banyak kegiatan maju dan dikukung orangtua siswa. Contohnya mulai ada penilaian Adipura dan Hari Guru

Nasional. “Sekolah kami juga didatangi orangtua siswa yang mendukung berbagai acara. Inilah salah satu keguyupan dan kekuatan sekolah ini yang juga diakui Kadinas Pendidikan Kota Semarang.

“Kadinas Pendidikan Pak Drs Bunyamin MPd sudah pernah kunjungan ke sini dan mengapreasiasi kemajuan sekolah dan perstasi nilai ujian nasionalnya di atas delapan cukup tinggi,”cetusnya.

SD Pedalangan 02 juga dianggap aman dan nyaman berada di bawah pinggir jalan raya. “Bahkan kita juga sudahNmendapatkan bantuan pembangunan dari pemerintah, mulai dari  pembangunan ruang kelas dan lainnya,” pungkasnya. (gus/jan)