Beranda Hukum & Kriminal Sementara, Paspor Korban Hannien Tour Dikembalikan

Sementara, Paspor Korban Hannien Tour Dikembalikan

BERBAGI
SERAH TERIMA: Korban Hannien Tour mengambil paspor milik mereka di Mapolresta. Pengambilan tidak boleh diwakilkan
SERAH TERIMA: Korban Hannien Tour mengambil paspor milik mereka di Mapolresta. Pengambilan tidak boleh diwakilkan

JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Polresta Solo menyerahkan 19 paspor milik korban penipuan biro perjalanan PT Utsmaniyah Hannien Tour. Pengembalian tersebut bersifat sementara, mengingat paspor merupakan salah satu barang bukti yang diamankan penyidik dari kantor pusat Hannien Tour di Bogor.

Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai mengatakan, dari 500-an korban yang tercatat mendaftar di kantor cabang Hannien Tour di Solo, polisi baru menemukan 50 buah paspor. Dan dari jumlah tersebut 19 diantaranya sudah diserahkan ke pemiliknya.

“Paspor yang diserahkan ini merupakan milik korban yang sudah melapor ke Polresta dari yang berhasil kami amankan sebanyak 50 paspor. Sedangkan sisanya masih terus kami upayakan untuk diambil dari pihak ketiga,” jelas Andy kepada wartawan usai penyerahan paspor secara simbolis di Mapolresta Solo, Selasa (9/1).

Dengan diserahkannya paspor-paspor tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan pemiliknya untuk keperluan lain yang sempat tertunda karena paspor berada di pihak Hannien Tour. “Dasar penyerahan paspor juga atas permintaan para korban yang akan bepergian keluar negeri tapi tidak bisa karena paspornya ditangan Hannien Tour. Karena itu kami serahkan sementara, nantinya kalau dibutuhkan untuk keperluan penyelidikan akan kami minta lagi,” imbuhnya.

Karena itu, iapun berharap korban yang belum melapor bisa segera ke posko pengaduan agar bisa memproses pengambilan paspornya. Dan untuk menghindari penyalahgunaan, para korban yang namanya sudah terdata diminta untuk mengambil sendiri.

“Keperluannya untuk mengecek apakah benar orang yang mengambil sama dengan yang tercantum dalam paspor. Sehingga tidak disalahgunakan, karena paspor merupakan dokumen penting. Jadi meskipun keluarga sendiri, tidak akan bisa mengambilkan. Harus diambil sendiri, kalau memang kesulitan jarak bisa video call dengan petugas kami saat pengambilan,” tegasnya.

Sedangkan terkait perkembangan kasus Hannien Tour, Kasat Reskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi mengatakan pihaknya masih menelusuri ribuan paspor lainnya milik para korban yang disebut-sebut masih dibawa pihak ketiga. Selain itu, pihaknya juga masih mengupayakan untuk menyita aset bergerak maupun tidak bergerak milik para tersangka, termasuk rekening yang berada di bank dan upaya menarik deposit uang tiket di sejumlah maskapai.

“Aset yang berhasil kami sita baru dua sepeda motor Honda Beat dan vespa serta satu unit mobil operasional yang digunakan Kepala Cabang Hannien Tour Tasikmalaya. Sedangkan untuk sepeda motor Ducati belum bisa diamankan karena pihak sana belum mengirimkan ke sini. Kalau untuk rekening, kami masih menunggu izin dari Bank Indonesia untuk bisa membuka rekening milik tersangka di bank,” jelasnya.

Jika nanti semua aset sudah terkumpul, lanjutnya, akan disita sebagai barang bukti dan diserahkan ke pengadilan untuk teknis pembagiannya kepada para korban. “Biar pengadilan yang akan menbagikan (kepada korban), kita tugasnya hanya mencari (barang bukti dan aset tersangka), terus kita uber” ucap dia

Sementara itu, dari pantauan di Mapolresta Solo, para korban yang berasal dari Sragen, Boyolali, Sukoharjo dan Solo sudah menunggu di posko pengaduan Hannien Tour sejak pukul 13.00 WIB. Oleh petugas mereka diminta mengisi formulir untuk mengambil paspor.

Salah satu korban Hannien Tour, Mintarsih, warga Karanganyar mengatakan paspor yang diambilnya tersebut akan digunakan untuk bertamasya ke Malaysia serta untk umrah dengan menggunakan biro perjalanan lainnya yang lebih bonafid.

“Tidak trauma, tetap ingin bisa umrah, tapi dengan biro yang lebih terpercaya jangan sampai terulang lagi seperti ini. Karena itu paspornya saya minta, soalnya kalau tidak pakai paspor kan tidak bisa,” ujarnya sembari menuturkan ia sudah dijanjikan enam kali akan diberangkatkan umrah oleh Hannien Tour namun belum juga terlaksana sampai saat ini. (jay/saf)