Beranda Pilkada Serentak 2018 Seno Sesumbar Menangkan Ganjar-Taj Yasin

Seno Sesumbar Menangkan Ganjar-Taj Yasin

Pasang Wabup Sebagai Ketua Timses

BERBAGI

BOYOLALI – Bupati Boyolali, Seno Samodro menyatakan Boyolali akan menjadi garda terdepan dalam mendukung pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin dalam Pilgub Jateng 2018. Bahkan Seno sesumbar perolehan suara di Boyolali terbanyak dibanding daerah lain.

“Nggak usah target-targetan berapa persen. Yang jelas Boyolali jadi garda terdepan, juaranya di Jateng (perolehan suara untuk Ganjar – Gus Yasin dibandingkan daerah lain),” ujar Seno Samodro kepada para wartawan disela-sela peresmian SMP Islam Terpadu Al Hikam di Desa Banyudono, Kecamatan Banyudono, Boyolali, Senin (15/1).

Menurut Seno, tim pemenangan Ganjar-Gus Yasin di Boyolali akan dipimpin M. Said Hidayat, yang kini Wakil Bupati Boyolali. “Bupati cukup neng mburi,” katanya sambil tertawa.

Optimistis Seno dalam mendulang suara untuk Ganjar – Gus Yasin bakal mendominasi di Boyolali, cukup wajar. Hal itu berkaca pada pemilihan kepala daerah di Boyolali pada 2015, Seno dan M. Said Hidayat yang diusung PDIP mengantongi dukungan mayoritas, yakni sekitar 70 persen suara.

“Nggak usah target-targetan berapa persen. Yang jelas Boyolali jadi garda terdepan, juaranya di Jateng (perolehan suara untuk Ganjar – Gus Yasin dibandingkan daerah lain),”Bupati Boyolali, Seno Samodro
“Nggak usah target-targetan berapa persen. Yang jelas Boyolali jadi garda terdepan, juaranya di Jateng (perolehan suara untuk Ganjar – Gus Yasin dibandingkan daerah lain),”Bupati Boyolali, Seno Samodro

Sementara itu ditanya berkait dengan hangatnya isu mahar politik di masa pemilihan kepala daerah serentak saat ini, Seno berujar, tidaklah etis jika hal tersebut dipersoalkan hingga menyita perhatian publik. Menurut dia, pemilihan kepala daerah adalah praktik politik yang menuntut biaya tinggi.

“Mencalonkan diri jadi bupati saja kalau cuma punya modal Rp 1 miliar itu mau sampai di mana? Ini realistis saja.”

Seno menambahkan, selalu ada disparitas antara teori politik yang idealis dengan kenyataan di lapangan. (aji/udi)

BERBAGI