Beranda Hiburan Seragam Keraton Sejagat Dibuat di Yogya

Seragam Keraton Sejagat Dibuat di Yogya

'Ratu' Fanni Pesan 300 Setel

66
PEMESANAN SERAGAM:Tempat pemesanan seragam Keraton Agung sejagat di Bantul. (Pradito Rida Pertana/detikcom) Tempat pemesanan seragam Keraton Agung sejagat di Bantul.
PEMESANAN SERAGAM:Tempat pemesanan seragam Keraton Agung sejagat di Bantul. (Pradito Rida Pertana/detikcom) Tempat pemesanan seragam Keraton Agung sejagat di Bantul.

JATENGPOS.CO.ID, BANTUL – ‘Ratu’ Keraton Agung Sejagat Fanni Aminadia memesan seragam pengikut Keraton di Putro Moelyono Drumband Bantul dan diproduksi di Kota Yogyakarta. Fanni memesan sekitar 300 setel seragam.

“Untuk total pemesanan Fanni itu sekitar 300 setel,” ujar pemilik Putro Moelyono Drumband, Wahyu Agung Santoso (35), saat ditemui wartawan di kediamannya, Dusun Sonosewu, Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Rabu (29/1).

Pria yang akrab disapa Koko itu mengaku tak tahu dan tak bertanya kepada Fanni untuk apa seragam-seragam itu. Dia mengira seragam itu akan dipakai untuk kegiatan budaya.

“Saya tidak sempat tanya ke dia (Fanni) seragam ini untuk apa. Karena saya kira untuk drumband atau kegiatan kebudayaan itu, kan rata-rata yang buat ke sini untuk itu,” lanjutnya.

Sebelumnya, Koko dihubungi Fanni pada November 2019. Setelah Koko menyanggupi pesanan itu, Fanni datang ke tempat usaha Koko di Bantul.

Fanni memesan 297 setel seragam dan 5 setel seragam khusus untuk raja, ratu, dan anak. Tentang desain, seragam itu berwarna hitam dengan beragam aksesori yang didominasi warna kuning dan merah.

Setelah mencapai kesepakatan, Fanni lalu membayar Rp 1 juta sebagai uang muka. Selanjutnya, Koko dan karyawannya mulai mengerjakan pesanan seragam tersebut.

“Pengerjaannya mulai November sampai tanggal 6 Januari, lembur terus itu karena pesanannya kan banyak juga,” ucapnya.

Pantauan detikcom, Koko menyimpan baju model seragam Keraton Agung Sejagat yang sengaja disimpannya untuk keperluan display di tempat usahanya. Seragam itu terdiri atas baju berwarna hitam dengan ornamen warna kuning pada kerahnya. Selain itu, pada bagian pundak terdapat aksesori seperti pangkat dengan ornamen aksara Jawa yang dibaca ‘Keraton Agung Sejagat’.

Sedangkan pada topi terdapat lambang dengan susunan sebuah gambar menyerupai kompas dan logo PBB di tengahnya. Di bagian atas logo tersebut terdapat bintang dan mahkota. Untuk bagian samping logo terdapat dua buah gambar kapas yang bagian bawahnya terdapat sebuah tulisan ‘IMPERIAL FORCES’.

Untuk aksesori, pada ikat pinggang berupa kain dengan ornamen berwarna kuning dan pada bagian tengah terdapat ornamen menyerupai matahari. Selain itu, terdapat selempang berwarna kuning dengan garis merah dan simpul tali pada bahu bak ajudan.

Diberitakan sebelumnya, ‘Raja’ dan ‘Ratu’ Keraton Agung Sejagat, Toto Santoso dan Fanni Aminadia, masih ditahan di Polda Jateng. Polisi masih mendalami kasus dugaan penipuan yang dilakukan keduanya melalui Keraton Agung Sejagat.(dct/udi)