Beranda Jateng Solo Serangan Fajar di Karanganyar Lanjut ke Polisi

Serangan Fajar di Karanganyar Lanjut ke Polisi

BERBAGI

JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Panwaslu Karanganyar melimpahkan berkas perkara politik uang dalam Pilkada Karanganyar ke polisi. Hal itu dilakukan setelah panwas rapat pleno dan temuan itu masuk dalam unsur pidana.

Ketua Panwaslu Karanganyar Koestawa Esye menjelaskan, temuan pelanggaran itu terjadi saat serangan fajar tanggal 27 Juni 2018 sekitar pukul 05.00 wib. Terlapor atas nama SRW yang ditangkap warga Jrakah RT 3 RW 13, Delingan, Karanganyar bersama Karangtaruna.

“Pelaku merupakan ketua ranting salah satu partai pendukung paslon. Itu tangkap tangan saat pelaku menyebar uang. Dia membawa Rp1.730.000 dan Rp1.170.000 dijok motornya. Saat diintrogasi warga, pelaku mengakui perbuatannya,” jelas Koestawa pada wartawan, kemarin.

Selain itu, pelaku juga  menyuruh SG temannya untuk membagikan uang kepada warga pada, Senin, 25 Juni 2018. Pihaknya mengakui memiliki sekitar 11 saksi dan membenarkan kejadian  itu.

“Saat membagikan itu pelaku juga menyampaikan pesan pilih calon tertentu. Setelah pleno dan memenuhi unsur pidana. Berkas kita limpahkan ke polisi. Karena di Gakumdu kan ada polisi juga,” bebernya.

Sedangkan terkait kasus  yg lain, pihaknya tak memiliki bukti kuat dan kegiatan itu dilakukan orang luar. “Seperti di Mojogedang dan Jumantono Kita kesulitan penuhi barang bukti dan saksi tak mau diklarifikasi,” tegasnya.

Terkait selebaran gelap, dia menegaskan hal itu tak memenuhi unsur kampanye hitam tapi masuk ke dalam kampanye negatif.

“Itu cuma kliping koran dan diperbanyak, jadi cuma masuk  sanksi  administrasi. Tak ada unsur Sara, dan menjelekan salah satu calon,” tandasnya. (hfd/yas)

BERBAGI