JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Shinta Bebi, artis muda pendatang baru yang dikenal sebagai penyanyi dangdut dan pemain film mengaku risih dan tak senang. Hal itu lantaran nama dan fotonya terekspose pada sosial media masuk dalam daftar katalog Alexis, sebuah tempat hiburan dan panti pijat berkelas di Jakarta yang kini tengah dibekukan izin bisnisnya.

Merasa tak pernah bersinggungan dengan Alexis, Bebi sapaan intimnya merasa geram dan akan menuntut pihak penyebar berita hoax pada sosial media.

Bersama tim pengacaranya yakni Herriy & Friends asal Semarang, Bebi menggelar jumpa wartawan mengaklarifikasi keberadaan nama dan fotonya pada akun sosial media sebagai daftar wanita pekerja Alexis.

“Benar-benar ngga nyangka atas berita hoax yang rame di sosial media yang memposting daftar wanita pekerja Alexis dan disitu ada poto dan nama saya. Nah melalui kuasa hukum saya, kami akan meluruskan berita tersebut dan sekaligus melaporkan kepihak berwajib atas apa yang telah saya alami,”tegasnya, saat jumpa wartawan, di E-Plaza Resto, Sabtu (11/11) sore pekan lalu.

Senada, Herry pengacara asal Semarang yang menjadi kuasa hukum Shinta Bebi mengatakan, jika pertemuan dengan awak media tersebut, sebagai klarifikasi ketidakbenaran berita hoax yang telah rame beredar di sosial media. Dan sekaligus melaporkan atas tindakan penyemaran nama baik klienya.

“Menyikapi dan menindaklanjuti atas apa yang menimpa klien kami, pertama saya sebagai kuasa hukum memberikan klarifikasi bahwa Shinta Bebi tidak pernah berhubungan dengan Alexis apalagi sampe menjadi pekerjanya. Kami juga melaporkan atas tindakan tidak menyenangkan penyemaran nama baik klien kami kepada pihak berwajib,” jelasnya.

Ditambahkan, Ia bersama Shinta Bebi juga akan menyambangi Alexis di Jakarta untuk meminta keterangan dan sekaligus menuntut jika nama dan foto klienya dimasukan dalam daftar Katolog yang isinta menawarkan puluhan wanita cantik dan sexy sebagai pelengkap menu sajian tempat hiburan tersebut.

“Pekan depan kami akan datangi langsung Alexis untuk meminta keterangan apakah ada unsur sengaja atau bagaimana, kenapa nama dan poto klien kami bisa masuk daftar katalog mereka. Proses hukum akan kami jalankan terus hingga menuai hasil maksimal, agar publik tidak memberi tanggapan negatif kepada Shinta Bebi sebagai artis pendatang baru yang kini tengah serius meniti karirnya,”pungkasnya. (ucl/mar/mg8)