Beranda Jateng Solo Siasati Covid 19, TMMD Kodim 0727 Karanganyar Longgarkan Waktu Pembangunan di Desa Jatiwarno

Siasati Covid 19, TMMD Kodim 0727 Karanganyar Longgarkan Waktu Pembangunan di Desa Jatiwarno

35
Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat, Letnan Jenderal TNI Mochamad Effendi mengunjungi TMMD Kodim 0727 di Desa Jatiwarno didampingi Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf Ikhsan Agung Widyo Wibowo.

JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Suasana berbeda dihadapi satuan Kodim 0727 Karanganyar saat TMMD reguler 109 di Desa Jatiwarno, Kecamatan Jatipuro lantaran dalam suasana pandemi Covid 19, Kamis(8/10). Pasalnya, selain dikerjakan dengan protokol kesehatan ketat, pihaknya mendapat kunjungan langsung dari Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat, Letnan Jenderal TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M.

Dalam kunjungan tersebut nampak hadir Bupati Karanganyar Juliyatmono, Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo, Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf Ikhsan Agung Widyo Wibowo, serta perwakilan dari Polres Karanganyar.

Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf Ikhsan Agung Widyo Wibowo menjelaskan, hal yang berbeda dalam TMMD kali ini karena di masa pandemi. Sehingga penekanan terhadap penerapan disiplin protokol kesehatan, 3M Mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker. Menghindari sebisa mungkin kerumunan itu ditekankan. Pihaknya sudah mengantisipasi dengan melonggarkan waktu kegiatan.

“Saya tarik waktu mundur ke belakang, bahkan sudah saya buat jauh sebelum 2020. Tapi resminya 1 September sampai 20 September ini kita buat pra TMMD, padahal aslinya itu pada 21 September sampai 22 Oktober 2020,” terangnya.

Menurut dia, ada dua cara mengatasi kegiatan di pandemi ini, yaitu memperlama waktu atau pekerjaan diperluas, tapi karena alat terbatas pihaknya memilih waktunya diperlama. Hasilnya dari seluruh kegiatan pelaksanaan TMMD setiap sasaran berbeda. Pembangunan jalan sudah 80 persen, jembatan pertama 75 persen dan jembatan ke dua sudah 100 persen, Rehab rumah tak layak huni dari 6 rumah rata-rata 50 persen, yang 3 rumah baru akan dibangun. Kegiatan non fisik 75 persen sudah terlaksana.

Disebutkan dia, yang tak kalah spesial di TMMD kali ini, Dinas terkait dan lintas sektoral dilibatkan untuk memberikan idenya. “Seperti Dinas Sosial itu ada baksos, dinas UMKM ada ketrampilan bengkel dan membuat Roti, juga ada pembagian bibit tanaman. Bahkan Baznas juga ikut serta dan mengadakan sunatan masal. Kita ajak semua untuk tumplek blek di sini berkegiatan sehingga betul-betul manfaatnya dapat dirasakan,” ungkapnya.

Sementara, Letnan Jenderal TNI Mochamad Effendi menyampaikan pentingnya fungsi pengawasan dan evaluasi. Sehingga tercapai tujuan, mengukur kinerja satuan TMMD, sinergi dengan semua pihak.

“Evaluasi, apa benar kegiatan ini mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. Jalan sudah halus adakah peningkatan betul kinerja masyarakat, angkut hasil pertanian lebih banyak. Bertambah tidak tingkat kedisiplinan masyarakat dalam berbagai hal, seperti dalam berlalu lintas misalnya, itu yang penting, sehingga kegiatan ini betul-betul manfaatnya untuk masyarakat,” jelasnya. (yas/bis/rit)