Beranda Semarang SMC RS Telogorejo Go Internasional

SMC RS Telogorejo Go Internasional

181
GO INTERNASIONAL : Segenap pengurus Yayasan Kesehatan SMC RS Telogorejo tengah foto bersama menunjukan serti¿ kat ISQua (International Society for Quality in Heaith Care).
GO INTERNASIONAL : Segenap pengurus Yayasan Kesehatan SMC RS Telogorejo tengah foto bersama menunjukan serti¿ kat ISQua (International Society for Quality in Heaith Care).

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Guna meningkatkan pelayanan standart mutu kesehatan berskala internasional, Semarang Medical Center (SMC) Rumah Sakit (RS) Telogorejo terus berbenah. Saat ini, rumah sakit yang berusia 68 tahun itu sudah memiliki standar internasional dari ISQua (International Society for Quality in Health Care). dr. Koesbintoro Singgih.

Katua Pengurus Yayasan Kesehatan Telegorejo mengatakan, maksud dan tujuan RS mengejar akreditasi ini adalah untuk mencapai kualitas yang terstandar secara objektif.

“Ini wujud kecintaan kita kepada negara ini khususnya kepada masyarakat luas yang membutuhkan pelayanan kesehatan dengan mewujudkan standarisai pelayanan yang unggul,” katanya, di lobi lounge SMC, RS Telogorejo Semarang, Selasa (14/1)

 Lanjut Dr. Koesbintoro, kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di Indonesia sangat besar. Bahkan, masyarakat sampai pergi keluar negeri hanya untuk sekedar berobat.

“Kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat harus terpenuhi, ada sekitar Rp90 triliun dikeluarkan masyarakat berobat di luar negeri. Maka kami menaikan standar kita agar bisa berobat di rumah sakit ini. Paling tidak RS Tlogorejo bisa menjadi tuan rumah sendiri dari pelayanan kesehatan berskala internasional,” terangnya.

 Senada, melalui salah satu pemilik Yayasan Kesahatan Telogorejo, Glenda Angeli mengaku, pelayanan RS Telogorejo terus melakukan pembenahan baik SDM, peralatan medis, serta mutu dan kualitas pelayanan.

“Masyarakat bisa berobat didalam negeri, tidak perlu di luar negeri. Fasilitas dan standar pelayanannya kita sejajarkan dengan luar negeri, atau internasional,” ujar Glenda.

 Di tempat yang sama, Direktur Utama SMC RS Telogorejo, dr Alice Sutedjo menuturkan, Rumah Sakit tipe B itu melayani layanan spesialis penyakit jantung dan vaskular, syaraf, serta bayi tabung.

 “Unggulan layanan kami jantung, syaraf, dan bayi tabung. Jumlah dokter spesialis 150 dari berbagai bidang, kalau dengan dokter umum lebih dari 200 dokter,” tuturnya.

Atas peningkatakan pelayanan dan fasilitas standart internasional tersebut, SMC RS Telogorejo berharap, masyarakat bisa memanfaatkan peningkatan akredasi untuk tidak jauh-jauh keluar negeri hanya untuk berobat. (biz/ucl/sgt)