Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Software Hanacaraka Tingkatkan Ketrampilan Menulis Huruf Jawa

Software Hanacaraka Tingkatkan Ketrampilan Menulis Huruf Jawa

352
Endah Dianawati, S.S. Guru Bahasa Jawa SMAN 1 Temanggung
Endah Dianawati, S.S. Guru Bahasa Jawa SMAN 1 Temanggung

Mampu mengenal, mengerti dan menguasai penggunaan Bahasa Jawa dengan baik dan benar adalah tujuan pembelajaran bahasa dan budaya Jawa di lingkungan sekolah. Maka pembelajaran bahasa dan budaya Jawa di sekolah perlu dipersiapkan kurikulum yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Pelajaran Bahasa Jawa di sekolah dimasukkan ke dalam kurikulum muatan lokal. Kurikulum muatan lokal adalah kurikulum yang disesuaikan dengan keadaan serta lingkungan dan ciri khas satuan pendidikan yang bersangkutan.

Pembelajaran Bahasa Jawa membelajarkan empat ketrampilan berbahasa yang meliputi membaca, mendengarkan, menulis dan berbicara.  Pembelajaran Bahasa Jawa dalam kompetensi dasar menulis berbeda dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dalam mata pelajaran Bahasa Jawa siswa harus menguasai dua keterampilan sekaligus yaitu menulis bacaan berbahasa Jawa dengan huruf latin dan menulis bacaan berbahasa Jawa dengan huruf jawa. Agar dapat terampil menulis bacaan berbahasa Jawa dengan huruf jawa, siswa harus memahami Bahasa Jawa dan mengenal huruf jawa. Ketrampilan menulis aksara jawa saat ini telah menjadi salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh siswa dari jenjang SD sampai ke jenjang SMA.

Huruf jawa dalam pembelajaran Bahasa Jawa disebut dengan aksara jawa atau yang familiar dengan sebutan Hanacaraka. Kompetensi menulis Hanacaraka ini diajarakan pada pelajaran Bahasa Jawa di tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai ke tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Hal ini seharusnya akan membuat anak semakin terampil dalam menulis dengan huruf jawa akan tetapi tidak demikian, karena ternyata metode yang konvesional dan kurang menarik membuat siswa jenuh dan kurang bisa memahami secara maksimal.  Penggunaan media pembelajaran yang digunakan oleh guru dapat mempengaruhi motivasi dan minat siswa dalam proses pembelajaran. Penggunaan media pembelajaran berperan penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Realita yang terjadi adalah siswa akan lebih tertarik, termotivasi, dan antusias dalam mengikuti pelajaran dengan menggunakan media pembelajaran yang cenderung mengikuti perkembangan teknologi.

Siswa banyak beranggapan bahwa metode pembelajaran yang konvensional seperti ceramah tentang materi di depan kelas menyebabkan minat siswa dalam mengikuti pelajaran menjadi berkurang bahkan hilang. Hal ini terjadi pada siswa di SMA Negeri 1 Temanggung. Efek  nyata dari metode dan media pembelajaran menulis aksara jawa yang monoton membuat siswa menjadi pilih-pilih dalam mengikuti pelajaran. Bagi pelajaran yang mereka anggap menyenangkan maka tingkat ketertarikan siswa pada pelajaran akan meningkat dan nilai mereka bagus.

  Permasalahan ini mendorong penulis untuk berinovasi agar pembelajaran menulis jawa bisa semakin menyenangkan dan menarik perhatian peserta didik yaitu dengan menggunakan model software hanacaraka dalam komputer. Media software hanacaraka ini dipilih dalam pembelajaran menulis aksara jawa karena memiliki kelebihan. Kelebihan media pembelajaran berbasis komputer software hanacaraka dapat membangkitkan semangat belajar, membangkitkan motivasi dan merangsang kegiatan siswa dalam belajar serta lebih menyenangkan khususnya siswa di SMA Negeri 1 Temanggung.

Media pembelajaran software hanacaraka disamping itu dipilih sebagai salah satu bentuk kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang sangat menarik bagi minat siswa. Siswa biasanya akan lebih tertarik terhadap hal-hal yang dianggap baru khususnya yang berkaitan dengan IPTEK, yakni penggunaan komputer. Realita yang terjadi menunjukkan bahwa siswa lebih mudah menerima perkembangan teknologi komputer dengan menggunakan media software hanacaraka daripada menulis aksara jawa dengan media dan metode yang monoton dan konvensional. Hal ini diharapkan dapat menjadi solusi dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa SMA  khususnya dalam pembelajaran aksara Jawa. Penggunaan media software hanacaraka tersebut dapat memperlihatkan perbandingan seberapa efektif peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis aksara jawa dibandingkan dengan media dalam metode pembelajaran konvensional.

Endah Dianawati, S.S.

Guru Bahasa Jawa SMAN 1 Temanggung