Beranda Jateng Solo Tertinggi Inflasi November 2020

Solo Tertinggi Inflasi November 2020

6
OPERASI PASAR- Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Tengah menggelar Operasi Pasar gula pasir di sejumlah Pasar Pencatatan Inflasi BPS, di wilayah Jawa Tengah. FOTO : ANING KARINDRA/JATENG POS

JATENGPOS.CO.ID, SOLO — Jelang akhir tahun tepatnya bulan November 2020 inflasi Kota Solo cukup terkendali di angka 0,17 persen atau sedikit naik jika dibandingkan dengan Oktober sebesar 0,10 persen.

“Untuk indeks harga konsumen pada November sebesar 104,28. Inflasi ini disebabkan adanya kenaikan harga-harga yang ditunjukkan oleh naiknya angka indeks harga konsumen,” kata Kepala BPS Kota Surakarta Totok Tavirijanto di Solo, Jawa Tengah, Selasa.

Ia mengatakan untuk kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks harga, di antaranya kelompok makanan, minuman, dan tembakau naik sebesar 0,95 persen dan kelompok kesehatan naik 0,46 persen.

Sedangkan dari sisi komoditas yang mengalami kenaikan harga sehingga memberikan sumbangan terhadap inflasi, di antaranya telur ayam ras, bawang putih, minyak goreng, cabai rawit, bawang merah, tomat, dan daging ayam ras.

“Sebaliknya komoditas yang mengalami penurunan harga sehingga menghambat besarnya inflasi di antaranya tarif listrik dan beras,” katanya.

Dengan capaian inflasi tersebut, kata dia, laju inflasi tahun kalender atau periode Januari-November 2020 sebesar 1,06 persen.

Sedangkan laju inflasi year on year atau bulan November 2020 terhadap November 2019 sebesar 1,44 persen.

Sementara itu dari enam kota di Provinsi Jawa Tengah yang dihitung angka inflasinya, seluruhnya mengalami inflasi.

“Untuk inflasi tertinggi terjadi di Kota Cilacap dan Kota Purwokerto masing-masing sebesar 0,39 persen, diikuti kota Tegal sebesar 0,28 persen, Kota Kudus sebesar 0,24 persen, Kota Surakarta sebesar 0,17 persen, dan Kota Semarang sebesar 0,13 persen,” katanya. (fid/ant)