Beranda Ekonomi Soloraya Targetkan 218.354 Peserta BPJAMSOSTEK

Soloraya Targetkan 218.354 Peserta BPJAMSOSTEK

136
MENYERAHKAN : Walikota Surakarta dan Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Surakarta, Rudy Yunarto, saat menyerahkan santunan kepada ahli waris GTT. Foto : Ade Ujianingsih/Jateng Pos.

JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Sepanjang tahun 2019 BPJAMSOSTEK Cabang Surakarta telah membayarkan total klaim atas empat jenis program sebesar Rp 290,8 milyar. Dengan perincian klaim Jaminan Hari Tua (JHT) sebanyak 28.281 Kasus dengan total klaim Rp 257,6 Milyar, Jaminan Kematian (JKM) sebanyak 323 kasus dengan total klaim Rp 9,4 Milyar, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebanyak 7.541 Kasus dengan total klaim Rp 21,8 Milyar, dan Jaminan Pensiun (JP) sebanyak 3.329 kasus dengan total klaim Rp 2 Milyar.

“Kami akan tingkatkan lagi pelayanan dan kepesertaan, agar lebih banyak memberi manfaat pada masyarakat,” Kata Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Surakarta, Rudy Yunarto, saat sosialisasi BPJAMSOSTEK untuk Guru Tidak Tetap (GTT) di Pendapi Gede Balaikota Surakarta, Selasa (18/2/2020).

Tahun 2020, BPJAMSOSTEK Surakarta menargetkan penambahan peserta 218.354. Terdiri untuk penerima upah ditarget 117.662 Peserta dan non penerima upah sebanyak 100.692 peserta.

” Lingkup kerja kami Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri dan Sragen. Kita gencar sosialisasi khususnya untuk pekerja non penerima upah,” kata Rudy.

Non penerima upah tersebut antara lain seperti pedagang kaki lima, pedagang pasar, tukang ojek atau siapapun pekerja yang beraktifitas. Dengan sasaran sosialisasi adalah paguyuban dan organisasi yang menaunginya.

Selain sosialisasi untuk GTT, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan program Jaminan kematian untuk seorang GTT SMPN 25 Surakarta.

Jumlah santunan yang diterima masih mengikuti peraturan lama yaitu sebesar Rp 24 juta karena yang bersangkutan meninggal pada bulan November 2019, sedangkan mulai Desember 2019 sesuai PP 82 Tahun 2019 santunan Jaminan Kematian yang sebelumnya berjumlah Rp 24 Juta saat ini menjadi berjumlah Rp 42 Juta.

Penyerahan santunan dilakukan langsung oleh Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo bersama Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Surakarta, Rudy Yunarto.

“Mulai bulan Maret 2020, Pemerintah Kota Surakarta melalui Dinas Pendidikan akan mendaftarkan 1.005 GTT dan PTT dibawah dinas pendidikan. GTT akan ikut dua program BPJAMSOSTEK, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dengan iuran sebesar Rp 10.600 per orang per bulan” ujar Rudy. (Dea/bis/rit)