Beranda Jateng Sosialisasi Empat Pilar Rinto Subekti Ajak Masyarakat Pegang Teguh Pancasila Sebagai Ideologi...

Sosialisasi Empat Pilar Rinto Subekti Ajak Masyarakat Pegang Teguh Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa

59
BERBAGI
Rinto Subekti menggelar Sosialisasi empat pilar di desa pulutan wetan Kecamatan Wuryantoro Kabupaten Wonogiri.

JATENGPOS.CO.ID, WONOGIRI – Politisi Partai Demokrat yang juga sebagai anggota DPR RI Rinto Subekti mengajak masyarakat luas terutama generasi muda untuk memegang teguh dan membumikan Pancasila sebagai ideologi bangsa.

Dalam sosialisasi yang digelar di balai pertemuan desa pulutan wetan Kecamatan Wuryantoro Kabupaten Wonogiri pada Kamis (29/11/2018), Rinto mengatakan melalui sosialisasi empat pilar ini, ia ingin menyatukan sikap, tindakan dan pemikiran antara kaum Pancasilais dan nasionalionalis.

“Membumikan Pancasila bukan hanya sekedar memberi generasi muda wawasan tetapi tindakan nyata berupa amalan karya kepada masyarakat. Kita juga tanamkan Pancasila dengan amalan bukan omelan,” jelas Rinto Subekti.

Rinto Subekti  yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah menjelaskan, bentuk nyata amalan Pancasila bisa beraneka macam. Semisal dalam bidang keagamaan, membantu anak-anak yatim dan fakir miskin. Dalam bidang kemanusiaan, dengan bertindak sesuai norma dan etika.

“Bidang Kemasyarakatan, kita akan melakukan amalan dengan bakti sosial dan memberi bantuan sumur bor bagi masyarakat yang kesulitan air,” ungkap dia.

Ia mengatakan pasca reformasi Indonesia menganut sistem open Ideologi atau ideologi terbuka. Sehingga tidak menutup kemungkinan banyak sekali idelogi yang masuk.Sebab itu, ia berpendapat, perlu adanya gerakan konkret untuk melawan radikalisme, berupa filterisasi idelogi.

“Filterisasi ideologi itu yang bisa mereduksi dasar, kayakinan dan pandangan hidup bangsa yang dalam hal ini Pancasila,” terangnya.

Selain itu, Rinto juga menyoroti perlu adanya aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Aktualisasi ini agar masyarakat mengerti dan memahami secara benar, nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Menurut Rinto, sosialisasi empat pilar, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan upaya untuk menyegarkan kembali ingatan dan kesadaran sebagai bangsa.

Pasalnya, ungkap Wakil Rakyat dari daerah pemilihan (Dapil IV) ini, ingatan dan kesadaran berbangsa ini penting dipelihara demi keberlangsungan negara ini. “Ancaman terbesar kita adalah perpecahan,” jelas Rinto.

Dikatakannya, ketika kesadaran sebagai sebuah bangsa yang terdiri atas berbagai suku, budaya, agama dengan cita-cita bernegara yang telah digariskan bersama mulai hilang maka perpecahan bukan sesuatu yang tidak mungkin.

Di sisi lain, kata dia, pihak asing terus berusaha menanamkan pengaruhnya, paham-paham yang tak sesuai dengan ideologi negara juga berusaha memengaruhi masyarakat, penghargaan atas kebinnekaan berkurang, dan berbagai ancaman lainnya.

Untuk itulah, kata Rinto, MPR turun ke masyarakat, mengingatkan kembali prinsip-prinsip bernegara, membangun kembali semangat persaudaraan dan persatuan.

“Empat pilar kebangsaan, harus terus dipegang teguh dalam kehidupan bernegara. Karena Indonesia terus diserang ideologi yang menyimpang dari Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI,”ujar politisi dari Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono ini. (dea/bis)