Beranda Sekolah Hebat Opini Guru STM Tingkatkan Prestasi Dan Peduli Lingkungan

STM Tingkatkan Prestasi Dan Peduli Lingkungan

25
BERBAGI
Oleh Sri Trisnawati, S,Pd Guru SMP Negeri 1 Tegowanu, Grobogan
Sri Trisnawati, S,Pd Guru SMP Negeri 1 Tegowanu, Grobogan

JATENGPOS.CO.ID, – Fenomena global warming saat ini sudah bukan hal yang asing lagi. Bahkan dampaknya pun sudah kita rasakan. Perubahan iklim yang ekstrem, suhu udara siang hari yang cukup tinggi, terjadinya banjir akibat rob airlaut, dan merebaknya penyakit kanker merupakan dampak terjadinya global warming. Global warming terjadi akibat kerusakan lingkungan yang murni karena tindakan manusia, sangat kecil faktor alam yang menjadi penyebab terjadinya global warming. Penggundulan dan pembakaran hutan, penggunaan bahan bakar fosil, penggunaan mesin pendingin yang menghasilkan  Cluoro Fluoro Carbon (CFC)  dan berdirinya pabrik pupuk, memicu produksi gas-gas rumah kaca yang berakibat pada penipisan lapisan ozon dan terbentuknya selimut gas rumah kaca yang berakibat sinar matahari yang sampai ke bumi cukup banyak, dan tidak dapat dipantulkan kembali ke atmosfer, sehingga bumi menjadi panas.

Lapisan ozon sebenarnya berfungsi menjaga bumi tetap hangat sehingga nyaman untuk ditinggali, lapisan ozon  berfungsi untuk membatasi besarnya energi matahari yang diserap bumi, yaitu hanya sekitar 1% saja, dan kemudian energi matahari akan dipantulkan kembali ke atmosfer sehingga permukaan bumi menjadi hangat dengan suhu optimum yang dibutuhkan makhluk hidup. Perlu tindakan yang nyata dan bersama-sama untuk mengatasi kerusakan lingkungan yang mengakibatkan global warming ini.

Pemanasan global merupakan dan pencemaran lingkungan merupakan Kompetensi Dasar (KD) pada kelas VII semester 1. Untuk menyampaikan materi kedua KD tersebut guru dapat menggunakan pendekatan pembelajaran Sains Teknologi dan Masyarakat (STM).STM sebagai suatu pendekatan merupakan cara pandang untuk memecahkan permasalahan dalam pendidikan sains ( Indrawati, 2010: 21).

STM berusaha menjembatani materi yang dibahas di dalam kelas dengan situasi dunia nyata di luar kelas yang menyangkut perkembangan teknologi dan situasi sosial kemasyarakatan. Dalam pendekatan STM peserta didik diikutsertakan dalam penentuan tujuan, perencanaan, pelaksanaan, dan cara mendapatkan informasi, dan evaluasi pembelajaran.

Dalam pembelajaran KD Pemanasan global dan Pencemaran lingkungan siswa diminta untuk mencari informasi tentang pemanasan global melalui internet, dengan diperkuat buku paket sebagai sumber belajar siswa diminta menemukan sendiri pengertian, faktor penyebab, dan akibat global warming, siswa menyusun hasil penelusurannya dalam bentuk power point untuk dipresentasikan di depan kelas. Dengan pendekatan STM ini siswa akan menemukan sendiri ilmunya, menyampaikan temuannya, dan mempertahankan pendapatnya.

Dengan pendekatan STM pemahaman siswa tentang pemanasan global dan pencemaran lingkungan akan lebih kuat sehingga diharapkan siswa akan berperan aktif dalam upaya mengatasi pemanasan globaldan pencemaran lingkungan, misalnya dengan menempatkan sampah pada tempatnya, bersekolah dengan bersepeda atau naik bis untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, membudayakan tindakan 3R (Reduse, Reuse, dan Recycle), mengurangi penggunaan alat-alat yang menghasilkan CFC misalnya aerosol, mengikuti program pemerintah untuk menggunakan alat-alat yang ramah lingkungan. Pengaruh yang  sangat besar akan kita rasakan,  jika seluruh siswa yang telah peduli lingkungan ini menularkannya kepada masyarakat, akan sangat efektif upaya penyelamatan lingkungan dengan memanfaatkan peranan siswa.

Oleh : Sri Trisnawati, S,Pd

Guru SMP Negeri 1 Tegowanu, Grobogan

BERBAGI