Beranda Politik Sudirman Ingin Wakil dari NU

Sudirman Ingin Wakil dari NU

BERBAGI
Sudirman Said saat melakukan silaturahmi ke rumah Ketua DPD Gerindra Jateng, Abdul Wachid Margoyoso, di Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Jumat (15/12). Ia mengaku ingin wakilnya dari NU.

JATENGPOS.CO.ID, JEPARA  – Sudirman Said (SS) langsung bergerak cepat mencari pendamping pasca ditetapkan sebagai bakal calon gubernur (Bacagub) yang akan diusung Partai Gerindra dalam Pilgub Jateng 2018. Sudirman ingin pendampingnya dari kalangan Nahdlotul Ulama (NU).

Keinginan itu disampaikan Sudirman saat melakukan silaturahmi ke rumah Ketua DPD Gerindra Jateng, Abdul Wachid Margoyoso, di Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Jumat (15/12).

“Kami masih proses mencari bakal calon wakil. Ya, kalau bisa dari kalangan NU dan kami sudah silaturahmi ke pesantren-pesantren. Kami ingin kader terbaik dari NU,” ujar Sudirman Said.

Untuk saat ini, pihaknya masih terus berkomunikasi dengan NU. Selain untuk mendulang suara, kader NU dinilai memiliki kedekatan dengan masyarakat.

“Saya dikasih clue para kiai bahwa itu (NU) salah satu unsur masyarakat yang signifikan yang berperan di masyarakat. Sehingga perlu diprioritaskan,”katanya.

Untuk itu, Sudirman mengaku sudah mendatangi beberapa pesantren.

“Terpenting tidak pernah dan tidak akan korupsi dan dekat dengan masyarakat,” lanjutnya.

Ketua DPD Partai Gerindra, Abdul Wachid menambahkan bahwa kader NU yang akan mendampingi Sudirman diprioritaskan dari non partai politik.”Kami mau yang murni NU atau non parpol,” papar dia.

Kendati demikian, pihaknya masih membuka peluang bagi kalangan lain seperti parpol.

“Kami masih berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menentukan calon wakil. Ke depan diharapkan mampu bersinergi membangun Jateng lebih baik,” pungkasnya.

Abdul Wachid memastikan sekarang ini PAN sudah merapat. Bahkan untuk calon wakil sudah dibicarakan secara intens dengan partai koalisi.

“PAN sudah pasti berkoalisi dengan kami. Saat ini masih menunggu keputusan PKS. Untuk calon wakil, PAN dan PKS belum mengusulkan nama. Kemungkinan akan sepakat dengan kami (kalangan NU),” terang Wachid.(udi)