Beranda Pilkada Serentak 2018 Sudirman Said Bantah Ada Mahar di Gerindra

Sudirman Said Bantah Ada Mahar di Gerindra

173
CAGUB.CAWAGUB IDEAL: Bakal calon gubernur/wakil gubernur Jateng, Sudirman Said-Ida Fauziyah yang diusung koalisi PKB, Gerindra, PKS, PAN dan PBB siap memenangkan Pilgub Jateng 2018. PKB akan masuk jaringan pondok pesantren dalam upaya pemenangan.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Pernyataan La Nyalla Maattalitti terkait adanya mahar dalam proses pencalonan kepala daerah di tubuh Partai Gerindra, dibantah oleh Sudirman Said (SS). Bakal calon gubernur yang saat ini diusung oleh Partai Gerindra itu menegaskan tidak ada mahar kepada partai manapun yang mengusungnya pada pencalonan kali ini.

SS di sela proses menjalani tes kesehatan di Paviliun Garuda RSUP Dr Kariadi Semarang, Sabtu (13/1) menegaskan dirinya sudah berulang kali mengatakan tidak ada istilah mahar dalam pencalonannya. Hal yang sama juga dia sampaikan saat memberikan pernyataan usai pendaftaran di KPU Jateng, 10 Januari lalu.

“Saya beberapa kali menekankan bahwa sepanjang proses mendapatkan dukungan empat partai ini tidak satu pun partai yang bicara soal mahar ya,” ungkapnya.

Sebelumnya, pernyataan kontroversial diungkapkan mantan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, La Nyalla Maattalitti yang mengaku diperas Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. La Nyalla mengaku diminta mahar Rp40 miliyar sebagai syarat maju dalam Pilgub Jawa Timur.

Sudirman dalam percaturan Pilgub Jateng diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, dan PKB. Bahkan rekomendasi pertama kali dideklarasikan oleh Gerindra yang langsung diberikan oleh Prabowo di Jakarta.

Sudirman juga mengaku selama berproses mendapatkan dukungan empat partai, hanya membicarakan soal visi dan rencana program pembangunan Jawa Tengah.

Termasuk bagaimana ia akan didukung oleh masyarakat Jateng.

“Tidak sekali pun (berbicara) soal mahar. Soal biaya untuk kampanye dan operasional sih wajar, pun soal saksi, jadi buka sesuatu yang diberikan untuk warga,” ucap mantan Menteri ESDM itu. Sudirman tak menjelaskan secara rinci berapa perkiraan biaya kampanye dan operasional yang akan dilakukannya.

“Sekali lagi, tidak pernah bicara soal mahar,” tutup Sudirman.

Pagi ini, Sabtu 13 Januari merupakan tes kesehatan tahap lanjutan dari dua pasang bakal calon kepala daerah dalam Pilgub Jawa Tengah. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng dan tim dokter di RSUP menjadwalkan pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin, dan Sudirman Sais-Ida Fauziyah menjalani tes narkoba, pemeriksaan psikologi lanjutan, dan pemeriksaan jasmani. (drh/udi)