Beranda Ekonomi Sudirman Said Dorong Beli Produk Lokal

Sudirman Said Dorong Beli Produk Lokal

9
BERBAGI
Cagub Jateng Sudirman Saat menerima kenang-kenangan dari Presiden IIBF, Heppy Trenggono disela Rakerwil IIBF Jateng di Hotel Grasia Semarang, Selasa (10/4) malam. (alkomari/Jateng Pos)

JATENGPOS.CO.ID. SEMARANG– Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said mendukung penuh Gerakan Beli Indonesia yang digalakkan Indonesian Islamic Business Forum (IIBF). Hal itu disampaikan dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) IIBF Jawa Tengah di Hotel Grasia Semarang, Selasa (10/4/2018) malam.

Sudirman Said mengatakan saat ini ada dua gejala yang membuat dirinya cemas. Pertama gejala e-commerce yang direduksi dengan memakai teknologi. Dimana yang penting punya platform untuk jualan.

“Yang kedua revolusi industri, dimana pengusaha semakin mencari cara produksi agar lebih efisien yakni dengan menggunakan mesin. Ini mengancam kita dalam hal produksi, karena tenaga kerja kita belum dikehendaki oleh dunia baru saat ini,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini ketergantungan dengan produk luar negeri sangat tinggi. “Untuk itu Gerakan Beli Indonesia harus dibangun dan disebarkan. Gerakan ini menjaga dan dapat meningkatkan kapasitas produksi nasional. Maka itu Saya apresiasi Beli Jateng ini. Kita dorong habis-habisan dengan membeli produk lokal,” jelasnya.

Presiden IIBF Pusat, Heppy Trenggono‎ menuturkan, Gerakan Beli Indonesia merupakan gerakan untuk mempromosikan produk anak bangsa. Mengingat saat ini banyak warga masyarakat yang lebih menyukai produk impor dibandingkan produk dalam negeri. “Kami ingin mendorong ‎warga masyarakat di Indonesia untuk membeli dan membela produk anak bangsa,” tuturnya.

‎Pihaknya berharap, gerakan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memberikan pembelaan terhadap produk dalam negeri. “Tantangan paling besar bangsa Indonesia yang berjumlah 250 juta ini adalah pembelaan produk bangsa sendiri yang sangat rendah,” ujar dia.

Melaui Rakerwil tersebut, ‎‎pihaknya ingin menciptakan pembangunan karakter pengusaha. “Sehingga kami ikut berkontribusi melahirkan pengusaha berkualitas, dan berkomitmen terhadap pembangunan bangsa,” ujar dia.

‎Diketahui, IIBF lahir pada tanggal 9 Agustus 2009 di Kota Semarang dan kini sudah berkembang ke skala Nasional. IIBF merupakan sebuah komunitas pengusaha muslim Indonesia yang misinya adalah memperbanyak jumlah pengusaha di Indonesia dari tahun ke tahun. (biz/mar/muz)