Beranda Jateng Sumur Ini Mendadak Mengeluarkan Air Panas

Sumur Ini Mendadak Mengeluarkan Air Panas

Warga Ramai-ramai Antre Ambil Air

260
KELUARKAN AIR PANAS:Sumur warga di Tegal mendadak mengeluarkan air panas. Warga pun rame-rame antre mengambil air.

JATENGPOS.CO.ID, TEGAL – Sebuah sumur di Desa Grobog Wetan, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, membuat geger warga karena mengeluarkan air panas. Suhu air sumur ini cukup tinggi dan dirasa hampir sama panasnya dengan air mendidih.

Sumur air panas ini berada di dalam kompleks rumah milik pasangan Muntofik (65) dan Tohaya (60) warga RT 02 RW 03 Desa Grobok Kulon Kecamatan Pangkah Tegal. Air panas di sumur pasutri ini sudah terjadi sekitar 10 hari lalu.

“Sudah sekitar 10 hari lalu keluar air panas. Sebelumnya air yang keluar biasa saja. Air dingin biasa,” ujar Muntofik di rumahnya Senin (6/1).

Pantauan di lapangan, terlihat uap panas menguap dari dalam sumur. Di bagian tembok dekat sumur terpampang tulisan ‘Maaf Jangan Ambil Air Dulu Soale Lagi Proses Lab’. Meski begitu, warga sekitar terlihat mengantre untuk mengambil air tersebut.

Muntofik menuturkan saat kemarau lalu, sumur miliknya itu sempat kering. Setelah masuk musim hujan, air di sumur mulai terisi dan baru beberapa hari lalu mengeluarkan air panas.

Sumur berumur sekitar 60 tahun ini memiliki kedalaman 8 meter dengan berdiameter 1 meter. Air panas yang keluar hanya pada bagian permukaan sampai kedalaman 1-2 meter. Sedangkan air di dasar sumur suhunya tetap dingin seperti sumur bisa. Hal itu terbukti jika air sumur diambil dari mesin tidak airnya tidak terasa panas.

“Itu kayaknya hanya di atas permukaan. Soalnya kalau diambil dengan pompa airnya dingin. Pipa pompa air yang ada ini kan berada di dasar sumur,” imbuhnya.

Fenomena ini diketahui saat Tohaya akan menimba air terlihat uap panas dari sumur. Saat diambil airnya menggunakan ember, air itu terasa panas.

“Sepuluh hari lalu, pagi mau ambil air. Dari dalam keluar uap air panas. Terus saya ambil pakai ember, ternyata airnya panas,” tuturnya.

Bagaimana penjelasan pakar hidrologi mengenai fenomena aneh itu?

“Kemungkinan itu kan bisa saja karena geotermal, daerah-daerah sana, tapi di gunungnya itu ada geotermal,” jelas pakar hidrologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr Mohammad Pramono Hadi kepada wartawan di UGM, Sleman, Senin (6/1).

Selain karena faktor geotermal, kata Pramono, air panas yang keluar dari sumur warga di Tegal itu juga bisa karena faktor kegempaan baik tektonik maupun vulkanik. Namun, hal itu baru sebatas hipotesisnya.

“Mungkin perlu kita lihat dulu gasnya (yang keluar dari sumur). Itu gasnya apa? Apakah itu SO4 seperti vulkanik itu, seperti belerang, ataukah gas CO (karbon monoksida) atau gas metan atau gas yang lain, kita belum tahu,” sebutnya.

Pramono tak bisa menduga lebih jauh mengenai fenomena air panas yang keluar dari sumur warga di Kabupaten Tegal. Sebab, menurutnya temuan itu membutuhkan penelitian lebih lanjut dari para pakar.

“Kita khawatir berandai-andai karena banyak teori terkait dengan masalah panas bumi kan sebenarnya,” terang Kepala Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM Yogyakarta itu.

Dia mempersilakan Pemkab Tegal berkirim surat ke UGM. Jika hal itu dilakukan Pemkab Tegal, maka pihaknya berjanji akan mengirimkan tim untuk meneliti fenomena tersebut.

“Perlu barang kali pemerintah daerah secara resmi berkirim surat ke UGM untuk (meneliti) di sana. Barangkali itu lebih pas,” sebutnya.

“Tentu (UGM) siap. Mangga (silakan) berkirim surat saja ke kami, terus nanti biar ada tim yang khusus ke sana,” lanjutnya.(udi)