Beranda Headline Tak Terima Ditegur, Siswa Pukul Guru Hingga Tewas

Tak Terima Ditegur, Siswa Pukul Guru Hingga Tewas

9
BERBAGI

JATENGPOS.CO.ID, SURABAYA -Seorang siswa SMA berinisial MH, telah melakukan penganiayaan kepada gurunya, Ahmad Budi Cahyono, hingga sang guru mengalami kesakitan dan meninggal saat menjalani pemeriksaan kesehatan.

Polda Jawa Timur menyatakan sedang mengusut kasus penganiayaan oleh MH seorang siswa SMA Negeri 1 Torjun, Sampang terhadap Ahmad Budi Cahyono guru kesenian di sekolah itu hingga korban tewas pada Kamis(1/2) siang.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Polisi Frans Barung Mangera dalam pesan singkat, Jumat menjelaskan kronologi terjadinya kasus tersebut bermula saat guru Ahmad memberikan materi pelajaran seni lukis di ruang kelas XI.

Berdasarkan keterangan Kepala Sekolah SMAN 1 Torjun, Amat, saat itu siswa MH terlihat tidak mendengarkan pelajaran dan malah mengganggu teman-temannya dengan mencoret-coret lukisan temannya.

Melihat itu, Ahmad pun menegur MH, namun teguran tidak dihiraukan, MH malah terus mengganggu teman-temannya. Ahmad pun mengambil tindakan dengan mencoret pipi MH dengan kuas lukis.

Namun MH yang merupakan putra Kepala Pasar Omben bernama Yahya itu, tidak terima dengan tindakan Ahmad dan langsung memukul Ahmad. Keduanya pun dilerai oleh siswa dan guru lain, dan selanjutnya Ahmad dibawa ke ruang guru untuk menjelaskan duduk perkaranya kepada Kepala Sekolah Amat.

Setelah mendengarkan penjelasan dan tidak melihat luka di tubuh Ahmad, Kepsek Amat pun mempersilakan Ahmad untuk pulang lebih awal.

Tidak lama kemudian, Amat mendengar kabar bahwa Ahmad mengeluh sakit pada bagian lehernya. Selang beberapa lama, Ahmad kesakitan dan tidak sadarkan diri sehingga langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo, Surabaya.

Polda Jawa Timur berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Sampang, Jufri Riady dan diperoleh informasi bahwa kondisi Ahmad sangat kritis. Dokter mendiagnosa Ahmad mengalami mati batang otak atau semua organ tubuh sudah tidak berfungsi. Ahmad akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 21.40 WIB di RSUD Dr. Soetomo. (drh/ant)