Beranda Politik Tamzil  Disuntik Amunisi Baru

Tamzil  Disuntik Amunisi Baru

BERBAGI
Perwakilan DPW Partai Hanura Jateng dan DIY Sudewa (tengah) mendeklarasikan mengusung H.M Tamzil (kiri) menjadi Bacabup Kudus 2018-2023 baru-baru ini. FOTO: BURHANUDDIN FIRDAUS/JATENGPOS

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh lembaga survei, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura memutuskan mengusung H.M Tamzil menjadi Bakal Calon Bupati Kudus (Bacabup) dari partai tersebut. Komitmen tersebut dilakukan, berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan partai politik besutan Jendral TNI (Purn) Wiranto.

Dukungan tersebut terungkap saat perwakilan Dewan Pembina Wilayah (DPW) Partai Hanura Jateng dan DIY, Sudewa, menggelar jumpa pers di Rumah Makan (RM) Ulamsari Kudus kemarin lusa.

Sudewa mengatakan, DPC Partai Hanura Kudus memang tidak membuka pendaftaran Bacabup Kudus 2018-2023.  Namun H.M Tamzil mendaftarkan diri sebagai kader parpol langsung melalui DPP Hanura di Jakarta.

Sejak usai pendaftaran saat itu, kata Sudewa, Tamzil dianggap sudah merupakan kader partai Hanura.  “Pendaftaran kader bisa lewat DPC, DPD maupun DPP.  Sedangkan Pak Tamzil mendaftarkan diri langsung melalui DPP,” kata Sudewa dihadapan para wartawan.

Dasar keputusan DPP Hanura mengusung H.M Tamzil sebagai Bacabup Kudus, yaitu berpedoman pada hasil survei yang dilakukan pihak partai melalui lembaga survei.

“Hasil peninjauan kami tersebut,  Pak Tamzil dinilai cukup signifikan yakni di atas 65 persen dari suara Bacabup Kudus lainnya,” ungkapnya.

Selain itu, proses administrasi yang dimiliki Tamzil sebagai Bacabup Kudus, juga dinilai pihak DPP Partai Hanura sudah lengkap. Termasuk komunikasi politik secara intens kepada partai, juga telah dilakukan mantan Bupati Kudus periode 2003-2008 tersebut.

Namun terkait rekomendasi Tamzil sebagai Bacabup, imbuh Sudewa, sampai saat ini pihak DPP belum menerbitkan surat rekomendasi untuk H.M Tamzil.

“Kalau sudah mendapat pasangan calon wakil bupati, nanti akan dkeluarkan rekomendasi secara resmi dari DPP Hanura,” terang Sudewa yang pernah gagal saat mencalonkan diri sebagai Bacabup Pati.

Menurut Sudewa, hal paling mendasar DPP Hanura mengusung Tamzil, karena hubungan kedekatannya dengan masyarakat Kudus. Sehingga DPP Hanura berani mengusung dan berupaya memenangkan Tamzil dalam Pilkada Kudus 2018 mendatang.

“Pak Tamzil juga dianggap memiliki modal pengalaman yang cukup, karena 10 tahun pernah menjadi Bupati Kudus. Belajar dari kepemimpinannya sebelumnya dengan berbagai kekurangan dan kelebihan,  diyakini dapat membawa kejayaan bagi Partai Hanura di Kudus,” bebernya.

Sudewa menambahkan, Partai Hanura mengusung Tamzil bukan karena kepentingan partai atau pribadi anggota. Pihaknya murni mengusung Tamzil berdasarkan survei. Selain itu, partainya juga tidak meminta mahar politik agar dapat mengusungnya sebagai Bacabup.

Sementara itu, H.M Tamzil mengaku terharu atas keputusan DPP Hanura yang telah mengusungnya, tanpa adanya mahar atau kepentingan pribadi maupun partai. Ia siap melakukan komunikasi  intens dengan partai koalisi lainnya, mengingat  Partai Hanura hanya memiliki 3 kursi di DPRD Kudus.

“Kami masih harus menambah 6 kursi lagi. Jadi selain partai koalisi, nanti wakil saya diharapkan bisa membawa kursi. Selain terdapat kecocokan pasangan dan memiliki pengalaman yang cukup,” katanya.

 

Tamzil (tengah) menyerahkan formulir pendaftaran dan diterima Ketua DPC PBB Kudus M Syaiful Umam kemarin. FOTO: BURHANUDDIN FIRDAUS/JATENGPOS

Menaruh Harapan ke PBB
Sementara itu, Tamzil juga menaruh harapan besar dapat diusung oleh Partai Bulan Bintang (PBB) saat Pilkada Kudus 2018 mendatang. Untuk membuktikannya, logo PBB akan dipasang dibalihonya bersandingan dengan logo PKB, Gerindra dan Hanura.

Saat memutuskan untuk berkomunikasi dengan PBB, Tamzil tidak melihat berapa kursi yang dimiliki partai yang brsangkutan di DPRD Kudus. Namun, ia melihat nama partai itu dianggap bagus oleh masyarakat.

“Saya tidak melihat berapa kursi di DPRD, tapi saya melihat nama. Maka saya menaruh harapan besar, agar dapat diusung oleh PBB,” ujar Tamzil saat mengembalikan formulir pendaftaran Bacabup Kudus, Rabu (15/11) di Rumah PBB Kudus.

Terkait hal itu, Ketua DPC PBB Kudus M Syaiful Umam mengatakan, formulir  yang diajukan Bacabup Tamzil akan diplenokan di internal DPC PBB Kudus. Selanjutnya berkas akan diserahkan ke DPP dan DPW PBB Jateng.

Bahkan dalam waktu dekat, DPP PBB siap mengundang Tamzil dalam rapat penetapan Bacabup. Setelah rapat selesai, surat dukungan akan diberikan langsung kepada Tamzil oleh DPP.

Selama ini, Bacabup yang sudah mengambil formulir ke PBB, yakni Umar Ali Umar dan Tamzil. Namun Umar belum pernah mengembalikan formulir pendaftarannya. “Kami berharap bisa berjalan lancar, dan bisa segera mengusung Pak Tamzil jadi calon bupati,” imbuhnya.(han/rif/mg8)