Beranda Opini Target Menangkan Ganjar–Yasin 65 Persen, DPC PDIP Semarang Bentuk Satgas AntiSARA

Target Menangkan Ganjar–Yasin 65 Persen, DPC PDIP Semarang Bentuk Satgas AntiSARA

32
BERBAGI
Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha memberikan sambutan dalam acara tasyakuran HUT PDIP ke 45 di kantor DPC PDIP di Bawen, Rabu (10/1). FOTO:ABDUL MUIZ/JATENGPOS

JATENGPOS.CO.ID. UNGARAN- DPC PDIP Kabupaten Semarang menarget kemenangan untuk Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Taj Yasin sebesar 65 persen di wilayah Kabupaten Semarang.

Target tersebut cukup realistis mengingat Kabupaten Semarang merupakan salah satu basis PDIP di Jawa Tengah.  Dibuktikan dengan perolehan suara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2015 lalu, pasangan H Mundjirin – Ngesti Nugroho yang diusung PDIP mampu memenangi Pilbup dengan memperoleh suara 65,43%.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha saat memberi sambutan acara tasyukuran HUT PDIP ke-45 di kantor DPC PDIP Kabupaten Semarang di Bawen, Rabu (10/1) kemarin.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Semarang H Mundjirin sebagai kader PDIP, jajaran pengurus DPC dan PAC dari 19 Kecamatan juga para kader dari masing-masing Kecamatan. Sebelumnya, digelar upacara peringatan HUT di lapangan Palagan  Ambarawa. Acara tersebut sekaligus digunakan mensosialisasikan pasangan Ganjar dan Yasin.

Ngesti Nugraha ketika ditemui Jateng Pos seusai tasyakuran mengatakan, segenap jajaran pengurus DPC dan PAC hingga ke tingkat ranting akan bersama-sama all out untuk memenangkan pasangan Ganjar – Yasin.

“Target kita Ganjar – Yasin dapat memperoleh suara di Kabupaten Semarang sebesar 65 persen,” ujarnya.

Target tersebut optimis mampu diraih, menurut Ngesti karena pasangan Ganjar – Yasin juga didukung koalisi partai lain yakni PPP, Demokrat, Nasdem, dan Golkar. Setelah deklarasi partai koalisi di DPD PDIP Jawa Tengah mendatang, timnya akan melakukan konsolidasi strategi pemenangan.

“Salah satunya kita akan melakukan pendekatan pada para tokoh agama di Kabupaten Semarang, kita berharap koalisi partai Nasionalis dan Agamis yang kita usung bersama ini dapat diterima semua kalangan dan lapisan masyarakat,” jelasanya.

Selain itu, DPC akan membentuk Satgas AntiSARA untuk meminimalisir isu dari pihak lain yang ingin menjatuhkan PDIP.  Menurut Ngesti,  selama ini PDIP sering diserang isu SARA yang menyesatkan.

“Harapan kita di Kabupaten Semarang dan Jawa Tengah tidak ada lagi isu SARA oleh pihak yang ingin memceah belah masyarakat dan negara. Kita sebagai partai berideologi Pancasila sangat menghargai perbedaan dan toleransi. Kita akan menindak jika menemukan pelanggaran SARA,” tegasnya. (muz)