Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Teknik Menempel Motivasi Belajar Aksara Jawa

Teknik Menempel Motivasi Belajar Aksara Jawa

BERBAGI
Oleh : Roch Eni Trihastuti,S.Pd Guru SMP N 1 Godong Kab.Grobogan
Oleh : Roch Eni Trihastuti,S.Pd Guru SMP N 1 Godong Kab.Grobogan

GROBOGAN – Seiring perkembangan teknologi, kurikulum pendidikan di Indonesia mengalami perubahan. Perubahan kurilkulum, dari KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) ke kurikulum 13. Di SMP (Sekolah Menengah Pertama) untuk kurikulum 13 siswa wajib untuk belajar 11 mata pelajaran. Sebelas  mata pelajaran tersebut yakni : Pendidkan Agama dan Budi Pekerti, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA (Ilmu Pengetahuan Alam), IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial), Bahasa Inggris, Seni Budaya, Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan, Prakarya, dan  Bahasa Jawa. Sangat berat kewajiban siswa untuk belajar 11 mapel dengan tuntutan siswa sebagai peran utama, siswa harus menemukan, sampai menyimpulkan dengan pendamping guru. Ditambah dengan adanya 4 mata pelajaran yang di UN kan, yakni: Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam). Siswa lebih mengutamakan 4 mata pelajaran yang di UN kan. Pelajaran yang lain, termasuk Bahasa Jawa dinomorduakan.  Padahal dalam kehidupan nyata trampil berbahasa jawa juga sangat penting. Memang kennyataannya  seperti itu. Ditambah dengan adanya anggapan sebagian siswa, belajar Bahasa Jawa itu sangat  sulit, seperti layaknya belajar IPA atau Matematika.

Belajar Bahasa Jawa dianggapnya momokyang menakutkan. Apalagi materinya aksara Jawa, luar biasa sulitnya. Keadaan ini janganlah ditambah lagi aksara jawadengan situasi belajar yang kurang menyenangkan bahkan menegangkan. Apalah jadinya jika siswa kurang menyukai materi aksara jawa. Bisa-bisa siswa banyak yang buta. Sungguh situasi yang menyedihkan. Agarsiswa termotivasi dan senang belajar aksara jawa maka harus diciptakan kondisi belajar yang menyenangkan.

Sebagai guru Bahasa Jawa  di SMP kami  berusaha bagaimana cara menciptakan kondisi belajar yang menyenangkan. Untuk itu menemukan cara sederhana untuk belajar aksara jawa yakni dengan cara atau teknik menempel.

Teknik menempel dalam hal ini adalah cara belajar dengan cara menempel potongan-potongan aksara jawa dan aksara latin. Potongan tulisan latin nantinya dijodohkan dengan potongan aksara jawa atau sebaliknya. Teknik menempel dimulai dengan pertama kali dengan cara menulis aksara jawa legena yang jumlahnya 20 beserta pasangannya. Ukurannya dibuat agak besar dimungkinkan seluruh siswa dapat melihat dari tempat duduknya. Kemudian tulisan tadi digunting dan berdiri sendiri-sendiri. Selanjutnya menulis huruf latinnya. Ukurannya sama besar dengan aksara jawa.

Huruf- huruf latin dari ha sampai nga yang jumlahnya 20 juga digunting dan berdiri sendiri-sediri. Huruf-huruf dibuat warna-warni.Kemudian sediakan kain panel yang berwarna berbeda dengan huruf-huruf tadi. Sediakan  pula paku payung atau pines warna-warni. Semua dibuat menarik agar anak merasa senang. Siswa mulai bermain menempelkan potongan tulisan latin dulu. Urut dari ha sampai nga. Kemudian secara bergantian menempelkan potongan Aksara Jawa di bawah huruf latin dengan benar. Begitujuga saat berlatih menulis kata. Potongan kata yang berhuruf latin dan kata menggunakan aksara jawa dijodohkan dengan ditempelkan.Selanjutnya saat berlatih menyalin kalimat, potongan-potongan kata ditempel-tempelkan sehingga menjadi kalimat. Dengan cara ini siswa senang melakukannya. Siswa termotivasi untuk belajaraksara jawa. Siswa merasa ringan dalam belajaraksara jawa. Belajar sambil bermain. Namun kondisi belajar  siswa bisa menjadi ramai.  Adanya kesempatan siswa untuk ngobrol dengan teman belajarnya. Untuk itu guru harus tetap melakukan pengawasan intensif.

Uraian di atas dapat dikatakan dengan cara atau teknik menempel bisa memotivasi siswa belajar aksara jawa. Guru harus tetap mendampingi siswa secara intensif. Sehingga kegiatan belajar berjalan lancar, menyenangkan dan tujuan pembelajaran dapat tercapai.

Oleh :

Roch Eni Trihastuti,S.Pd

Guru SMP N 1 Godong,Kab.Grobogan

BERBAGI