Beranda Sekolah Hebat Opini Guru TGT Solusi Atasi Jenuh Belajar IPS

TGT Solusi Atasi Jenuh Belajar IPS

35
Edi Siswanto, S.Pd Guru IPS SMPN2 Nalumsari-Jepara
Edi Siswanto, S.Pd Guru IPS SMPN2 Nalumsari-Jepara

IPS merupakan pelajaran pokok pada jenjang  pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. Pelajaran ini erat kaitannya dengan kehidupan bermasyarakat serta lingkungannya. Menurut Supriya (2012: 12) Pelajaran IPS bertujuan untuk mempersiapkan para peserta didik sebagai warga negara yang menguasai pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai, yang dapat digunakan sebagai kemampuan untuk memecahkan masalah pribadi atau masalah sosial serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan agar menjadi warga negara yang baik. Dilihat dari tujuan tersebut maka keberhasilan siswa dalam memahami mata pelajaran IPS menjadi hal yang penting.

IPS kerap menjadi pelajaran yang cenderung tidak disukai. Sebagian siswa berpendapat bahwa IPS adalah pelajaran yang sulit dan tidak menyenangkan karena cakupan materi yang luas dan kompleks membuat mata pelajaran ini membosankan dan sulit untuk dikuasai.Di jenjang SMP IPS merupakan pelajaran yang mencakup berbagai ilmu sosial diantaranya geografi, sejarah, ekonomi, antropologi, sosiologi, politik, dan psikologi sosial.

Keadaan ini diperparah jika metode pembelajaran yang dipilih guru menggunakan metode klasikal yaitu metode ceramah. Padahal metode ceramah menuntut konsentrasi yang terus menerus, membatasi partisipasi siswa, sehingga siswa merasa jenuh dan bosan.Setelah metode ceramah digunakan, siswa diminta untuk mengerjakan tugas. Dengan metode seperti itu siswa merasa tertekan, sehingga siswa merasa kesulitan.Terlihat dari nilai  IPS siswa kelas 9 SMP Negeri  2 Nalumsari hanya ada beberapa siswa yang nilainya bagus.

Guru berperan sebagai fasilitator dan motivator. Motivasi belajar sangat diperlukan untuk mendorong siswa memelihara ketekunan dalam kegiatan belajar, dan merasa senang dalam belajar. Siswa yang memiliki motivasi belajar akan menunjukkan sikap serius dan tertarik dalam kegiatan pembelajaran, tetapi siswa yang tidak memiliki motivasi belajar akan selalu merasa bosan dalam kegiatan pembelajaran. Untuk itu, diperlukan pola dan strategi cerdas agar pembelajaran menyenangkan dan meningkatkan kualitas pembelajaran IPS. Salah satu metode yang di tawarkan disini adalah metode pembelajaran model TGT.

Model TGT (Team Game Tournament) bisa menjadi salah satu model pembelajaran pilihan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. TGT adalah model pembelajaran kooperatif yang mudah diterapkan karena melibatkan aktivitas seluruh siswa, mengandung unsur permainan sehingga memungkinkan siswa untuk belajar lebih rileks, menumbuhkan tanggung jawab, serta kerja sama antar teman (Hamdani, 2011: 92).TGT menekankan keterlibatan siswa secara penuh untuk belajar, bekerjasama, dan berkompetisi dalam kelompok. Pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif dapat meningkatkan motivasi belajar. Apalagi penerapan TGT disertai penghargaan yang berpengaruh positif terhadap motivasi belajar.

Langkah-langkah dalam TGT yaitu guru membagi sejumlah siswa ke dalam kelompok kecil, lalu menyampaikan tujuan pembelajaran pada siswa dan aturan permainan dan memastikan semua siswa memahaminya. Permainan dimulai dengan memberikan kuis, lalu memberikan penghargaan atas perolehan kelompok masing-masing. Metode ini melibatkan semua siswa sehingga pembelajaran akan menjadi lebih menarik karena terdapat games akademik yang disertai dengan reward.

Kelebihan pembelajaran kooperatif TGT menurut Taniredja (2011: 72) Siswa memiliki kebebasan untuk berinteraksi dan menggunakan pendapatnya dalam kelas kooperatif, rasa percaya diri siswa menjadi lebih tinggi, perilaku mengganggu siswa lain menjadi lebih kecil, motivasi belajar siswa bertambah dan pemahaman lebih mendalam terhadap pokok bahasan yang dipelajari.

Dengan penerapan TGT maka diharapkan motivasi belajar siswa akan meningkat. Selain itu juga dapat menumbuhkan sikap kerjasama, toleransi, serta bisa menerima pendapat orang lain. Reward yang diberikan juga akan memberikan motivasi bagi siswa untuk mencapai hasil yang lebih tinggi.  Dengan demikian tujuan belajar lebih mudah untuk dicapai.

Oleh :

Edi Siswanto, S.Pd

Guru IPS SMPN2 Nalumsari-Jepara