Beranda Travelling Hotel The Amrta Borobudur Terapkan SOP New Normal

The Amrta Borobudur Terapkan SOP New Normal

32
MASA BARU: Salah satu venue The Amrta Borobudur siap terapkan pola baru protokoler kesehatan covid-19. Foto : DOK/JATENG POS

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Roda bisnis industri pariwisata mengalami kelesuan di tengah pandemi Covid-19 tengah bersiap kembali mengembangkan ekonomi dalam ragam bidang penyaji jasa pariwisata. Menghadapi kenormalan baru, The Amrta Borobudur melakukan berbagai persiapan SOP.

Standard Operational Procedure (SOP) akan diterapkan The Amrta sesuai yang ditetapkan pemerintah. Salah satu venue penyedia tempat inap yang berkonsep resort dan berlokasi di kawasan wisata favorit tepatnya Candi Borobudur ini, akan beradaptasi dengan kenormalan baru (new normal).

Seperti beberapa penambahan fasilitas dalam menerapkan protokol kesehatan, sebelum masuk disediakan area cuci tangan, masuk hotel diukur suhu tubuhnya, Hand Sanitizer disediakan diberbagai sudut hingga didalam kamar Hotel, memberikan pelayanan dengan menjaga jarak agar tamu merasa nyaman.

Tentunya hal ini dalam rangka mengikuti arahan pemerintah dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI)

Dwipayana Koesprayogo selaku General Manager, menjelaskan bahwa The Amrta Borobudur selalu memberikan pelatihan pelatihan terupdate terkait cara–cara yang perlu ditempuh untuk mencegah wabah corona kepada seluruh karyawan.

“Seluruh bahan–bahan dan peralatan yang dipergunakan juga disesuaikan dengan perkembangan kondisi yang ada. Penerapan kebiasaan dan Protokol kesehatan telah dilakukan sejak awal pandemi yakni kewajiban memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak (physical distancing),” terangnya, belum lama ini.

Selain itu, secara berkala dilakukan pembersihan menggunakan cairan disinfektan di area publik di hotel. Pembersihan menggunakan disinfektan khusus yang aman juga selalu dilakukan di setiap kamar hotel setelah tamu check-out untuk memastikan keamanan , keselamatan, dan kesehatan para tamu hotel.

“Dengan penerapan protokoler kesehatan massa era baru ( new normal ) ini, kami berharap penyebaran virus corona bisa diredam dan sekaligus geliat roda bisnis industri pariwisata bisa berjalan dan bangkit seperti semual,”pungkas, Dwipayana Koesprayoogo. (ucl/muz)