Tim Diwa Centre Peduli Covid19 Keliling Solo Bagikan Masker dan Semprot Desinfektan

    51
    BERAKSI : Aksi tim Diwa Centre saat melakukan penyemprotan di wilayah Sruni Kadipiro Solo. Foto : Ade Ujianingsih/Jateng Pos

    JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Aksi kepedulian nyata atas usaha pencegahan Covid19 ditunjukkan Diwa Centre. Organisasi yang bergerak bidang sosial kemasyarakatan sejak ditetapkan kota Solo KLB corona langsung bergerak melakukan pembagian masker dan penyemprotan desinfektan.

    Koordinator tim kegiatan, Dwi Agus Budi Utomo, aksi sosial dilakukan hampir setiap hari, berkeliling di seluruh wilayah Solo.
    “Kegiatan bagi masker dan penyemprotan dilakukan hampir etiap hari. Bahkan sehari bisa 3-4 kali lokasi penyemprotan,” kata Agus, saat melakukan penyemprotan di kampung Sruni, kelurahan Kadipiro, Banjarsari, Solo, Minggu (5/4/2020).

    Dijelaskan, saat ini banyak warga yang sangat membutuhkan masker, apalagi setelah pemerintah menghimbau warga menggunakan masker. Namun karena banyak permintaan terjadi kelangkaan masker, kalaupun ada harga mahal.

    Juga untuk kegiatan semprot desinfektan, warga kesulitan alat semprot, hingga banyak yang bergantung pada bantuan pemerintah atau relawan termasuk Diwa Centre.

    Seperti diungkapkan Rubadi, Ketua RT 4 RW 13, Kadipiro, warga sangat terbantu dengan aksi penyemprotan yang dilakukan Diwa Centre untuk kampungnya.

    “Kendala kami alat semprot, memang bisa pinjam di kelurahan tapi harus antri. Kalau dibantu komunitas sangat senang sekali. Kemarin sudah ada komunitas IOF Rescue yang menyemprot masjid kami, sekarang ada Diwa Centre,” kata Rubadi.

    Terpisah Direktur Diwa Center, Diah Warih Anjari menjelaskan, kepedulian sosial ini dilakukan untuk meringankan beban yang dirasakan warga.

    Sebagai pengusaha di bidang Property, Diah Warih rela mengeluarkan kocek pribadi untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas.

    “Dengan tulus ikhlas, kami berniat membantu bagi yang membutuhkan, ternyata benar masih banyak warga yang butuh masker karena barang tersebut sekarang langka dan mahal harganya di pasaran,” terangnya.

    Srikandi asal Pasar Kliwon, Solo yang mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Wakil Walikota Surakarta di Kantor DPD PDIP Jateng itu menyampaikan, warga masih butuh masker untuk beraktifitas karena tidak semua pekerjaan bisa dikerjakan di rumah sesuai arahan pemerintah.

    “Saat pemerintah mewajibkan pakai masker harusnya ada solusi, khususnya bagi warga yang terpaksa harus tetap bekerja untuk mencukupi kebutuhannya. Kami juga berharap warga bisa kreatif membuat masker sendiri dari kain sebagai proteksi diri,” tandas nya. (dea/bis/rit)