Beranda Semarang Tingkatkan daya saing destinasi di masa pandemi

Tingkatkan daya saing destinasi di masa pandemi

Pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata

22
PELATIHAN : Iin Indriyasari Kadinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, tengah menunjukan produk kulinari wisata dari peserta ditengah pelatihan. Foto : DWI SAMBODO/JATENG POS.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG  – Guna meningkatkan pengembangan roda bisnis sektor industri pariwisata. Disbudpar kota Semarang, kembali memberikan edukasi dan pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata khususnya bidang usaha wisata kuliner.

Edukasi dalam pelatihan yang diikuti  pelaku usaha pariwisata khusus bidang kulinari tersebut, bertujuan agar para UMKM yang bergerak dalam ragam bisnis kulinari dapat bertahan bahkan terus berkembang di masa pandemi ini.

Iin Indriyasari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, mengatakan, Peningkatan kualitas pemasaran produk UMKM kuliner pariwisata harus mampu berinovasi ditengah pandemi yang harus dilalui dengan semangat kebersamaan saling memberi dukungan.

“Kami selaku Pemerintah Kota Semarang yang membawahi bidang kebudayaan dan pariwisata, sudah sepatutnya memberikan ruang untuk stakeholder yang menjadi mitra berkembangnya industri pariwisata,”tuturnya, ditengah antusias peserta pelatihan, di MG Setos Semarang, belum Lama ini.

Mengundang beberapa narasumber yang kompeten pada bidang industri pariwisata yakni, Tia Hendi (ketua PKK Kota Semarang), Komisi D DPRD Kota Semarang, dan beberapa kampus pendidikan pariwisata dan lainya. Berbagai materi strategis dalam pengembangan sektor kuliner pariwisata, menjadi pembahasan dalam pelatihan tersebut.

“Pengemasan produk dan manajemen usaha kuliner serta pemasaran menjadi bahasan utama dalam pelatihan yang diselenggarakan selama tiga hari berjalan ditiga hotel diSemarang yakni Grand Arkenso, Wimarion dan MG Setos. Kami berharap peserta mampu menyerap materi yang kami berikan sehingga stratedi pengembangan roda bisnis ditengah pandemi bisa berjalan dengan baik, “jelas, Iin Indriyasari yang juga menjadi salah satu narasumber.

Tak kurang dari 40 peserta dan terdiri dari 20 Pedagang Kuliner di Obyek wisata dan 20 UMKM Kuliner dari 20 Pokdarwis se-Kota Semarang. Dalam pelatihan tersebut, mereka juga diberikan materi satu hari Praktek lapangan di Pasar Semarangan Tinjomoyo dan Taman Kuliner Ventura. Dan pendampingan selama sebulan 2 kali selama 3 bulan dengan venue bergantian di lokasi desa wisata yang menjadi pengembangan bisnis sektor pariwisata bidang kulinari. (ucl)