Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Tingkatkan Kemampuan Menulis Teks Deskripsi dengan Puzzle Games

Tingkatkan Kemampuan Menulis Teks Deskripsi dengan Puzzle Games

86
BERBAGI
Rosanila Ekawati M, S.Pd Guru SMP Negeri 6 Temanggung
Rosanila Ekawati M, S.Pd Guru SMP Negeri 6 Temanggung

Bahasa merupakan media utama dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan khalayak ramai. Khususnya Bahasa Inggris, yang boleh dikatakan sudah menjadi bahasa kedua di Indonesia. Apalagi di zaman yang serba digital saat ini, kemampuan dalam berbahasa Inggris sangat diperlukan.

Setiap individu seyogyanya bisa menguasai setidaknya satu Bahasa asing (Bahasa Inggris misalnya) selain bahasa nasional Bahasa Indonesia. Kita dituntut untuk berkomunikasi maupun berinteraksi dengan masyarakat sekitarnya, bahkan dengan orang-orang yang berada di belahan bumi lain. Dengan memahami Bahasa Inggris secara baik, informasi yang kita peroleh maupun yang akan kita berikan pada orang lain akan tersampaikan secara baik pula.

Dalam berkomunikasi, tidak hanya dilakukan dengan bahasa lisan saja namun juga menggunakan bahasa tulis. Oleh karena itu, salah satu keterampilan dalam pembelajaran Bahasa Inggris adalah menulis. Kemampuan menulis siswa, terlebih para siswa di SMPN 6 Temanggung, khususnya dalam mengungkapkan gagasan dalam bentuk teks deskripsi masih sangat rendah. Maka untuk meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi, penulis mencoba untuk menggunakan media pembelajaran puzzle games (permainan menyusun gambar atau kata-kata).

Menurut Adenan (1989 : 9) dinyatakan bahwa “puzzle dan games adalah materi untuk memotivasi diri secara nyata dan merupakan daya penarik yang kuat. Puzzle dan games untuk memotivasi diri karena hal itu menawarkan sebuah tantangan yang dapat secara umum dilaksanakan dengan berhasil.” Sedangkan Hamzah B Uno (2010:65) mengemukakan bahwa media pembelajaran adalah alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi dari pengajar kepada siswa. Media pembelajaran dapat meningkatkan suasana belajar menjadi lebih baik. Dari pendapat – pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa dengan terciptanya suasana belajar yang kondusif dengan media belajar yang menarik dalam pembelajaran akan meningkatkan konsentrasi siswa terhadap materi pelajaran. Sehingga diharapkan melalui media puzzle games ini akan memberi pengaruh yang konsisten pada hasil belajar.

Beberapa permainan puzzle yang bisa digunakan sebagai media belajar dalam kelas, antara lain Speeling puzzle yaitu puzzle yang terdiri dari gambar-gambar dan huruf-huruf acak yang disusun sehingga menjadi kosakata yang benar. Jigsaw puzzle, adalah puzzle yang berupa pertanyaan -pertanyaan yang harus dijawab kemudian dari jawaban-jawaban itu diambil huruf pertama untuk dirangkai menjadi jawaban pada pertanyaan yang terakhir. The thing puzzle, yaitu puzzle yang berupa deskripsi kalimat-kalimat yang berhubungan dengan gambar-gambar benda untuk dijodohkan. Crosswords puzzle, puzzle yang berupa pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab dengan cara memasukan jawaban tersebut ke dalam kotak-kotak yang tersedia baik secara horizontal maupun vertikal.

Menilik kemampuan menulis siswa yang rendah terutama pada materi teks deskripsi pada mata pelajaran Bahasa Inggris, maka penggunaan media puzzle sangat efektif dalam pembelajaran. Puzzle games merupakan bentuk permainan yang menantang kreativitas dan daya ingatan motorik siswa di karenakan dalam permainan tersebut akan muncul motivasi untuk senantiasa mencoba memecahkan masalah.

Tantangan dalam permainan ini selalu memberi efek ketagihan untuk selalu mencoba dan mencoba terus hingga berhasil. Sehingga akan muncul kreativitas dan siswa akan berpikir serta bertindak lebih imajinatif untuk memecahkan masalah. Dari pemikiran itulah yang kemudian dituangkan ke dalam bentuk tulisan teks deskripsi.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa dengan puzzle games diharapkan dapat memberikan suasana belajar yang kondusif sehingga muncul kreatifitas siswa dalam menyusun teks deskripsi dengan baik sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku. Bukan hanya itu, dengan media belajar ini siswa lebih tertantang untuk menguasai dan memahami pembelajaran.*)

Rosanila Ekawati M, S.Pd
Guru SMP Negeri 6 Temanggung

BERBAGI