Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Tingkatkan Motivasi Belajar Agama dengan Nyanyi

Tingkatkan Motivasi Belajar Agama dengan Nyanyi

80
Dra.Sri Laili Badi’ah Guru SMP Negeri 2 Toroh Kabupaten Grobogan
Dra.Sri Laili Badi’ah Guru SMP Negeri 2 Toroh Kabupaten Grobogan

Nyanyi bisa dijadikan salah satu model pembelajaran yang menarik dan membuat peserta didik termotivasi dalam belajar. Hal ini karena nyanyi adalah seni yang disenangi oleh manusia baik anak-anak sampai kepada orang dewasa. Bahkan ketika masih bayi digendongan ibu, selalu didendangkan dengan nyanyi kasih sayang. Anak akan tertidur dengan pulas ketika sang ibu menyanyikan lagu kasih sayang. Dimanapun kita berada mendengarkan lantunan lagu pasti membuat jiwa tentram dan menimbulkan kesan keindahan, jiwa terasa tenang dan semangat, sehingga lantunan bait demi bait lagu akan terekam dalam memori ingatan sehingga sulit terlupakan.

Dalam teori belajar otak manusia pada prinsipnya dibagi menjadi dua pola pemikiran. Ada otak kanan yang cenderung punya intuisi dan imajinasi dan otak kiri yang cenderung berfikir logis. Dalam teori belajar Quantum Learning otak kanan manuasia lebih cenderung punya pola fikir kepada : musik, gambar, warna, imajinasi dan kreatifitas. Sementara otak kiri cenderung dengan logika, mengeja kata dan bahasa, matematika dan urutan angka. Untuk mencapai pencapai pendidikan yang sempurna seyogyanya memfungsikan kedua bagian otakkanan dan kiri, yang selama ini manusia cenderug memfungsikan otak kiri saja. Melalui nyanyi otak kanan dapat difungsikan secara maksimal, dilatih menangkap warna dan imajinasi serta intuisi yang dapat dikembangkan menjadi penyempurnaan fungsi otak ( akal ). Nyanyi membuat manusia segar dan gembira, juga dapat menghilangkan stres. Maka nyanyi dapat digunakan dalam pembelajaran yang membuat peserta didik dapat senang dan gembira, tidak bosan dan jenuh dalam belajar. Nyanyi dapat dijadikan model dalam pembelajaran yang dapat membuat peserta didik tergugah dan termotivasi dalam belajarnya.

Dalam pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VII pada materi Iman Kepada Malaikat Allah dapat diterapkan metode nyanyi dalam proses pembelajarannya, khususnya untuk mencapai indikator peserta didik mampu memahami nama-nama malaikat yang wajib diimani beserta tugasnya. Berikut ini lagu Iman Kepada Malaikat :

Marilah kita mengenal malaikat, sebagai tanda mukmin yang berderajat
Kemulyaan dunia akhirat, semoga bersama memeroleh berkah
Malaikat jibril memberi wahyu, kepada Rosul haruslah ditiru
Malaikat Mikail memberi rezeki, marilah kita semua mensyukuri
Malaikat Malik menjaga neraka, tempat siksa bagi yang durhaka
Malaikat Ridwan menjaga surga, tempat baginya orang bertaqwa
Malaikat Isrofil meniup sangkakala, tanda kiamat akanlah tiba
Malaikat Izroil mencabut nyawa, semua makhluk pasti merasakannya
Malaikat Rokib mencatat kebaikan, malaikat Atid mencatat keburukan
Malaikat Munkar malaikat Nakir, keduanya menanya di kubur

Ternyata peserta didik dengan senang hati mengulangi lagi dalam menyanyikan lagu tersebut , dan pada akhirnya menjadi hafal nama-nama malaikat beserta tugasnya. Setelah peserta didik hafal, guru dapat melanjutkan proses belajar materi berikutnya, yang penting peserta didik senang dan tujuan pembelajaran dapat tercapai.

Strategi dalam pembelajaran melalui nyanyi juga dapat diterapkan dalam materi Al Quran, belajar ilmu tajwid Hukum bacaan nun mati/tanwin dan mim tanwin, lagunya sebagai berikut :

Sholatullahi wa salam, ala man ukhiyal Quran
Sholatullahi wa salam, ala man ukhiyal Quran
Wa ahli baithil kirom, wa shohbihi dzawil Quran
Wa ahli baithil kirom, washohbihil dzawil Quran
Huruf idhar ada enam (6) : Hamzah, Ha, Kho, Gho, Ain, Cha
Huruf idzghom juga enam (6) : Wawu, Ya’, Mim, Nun, Ro’ dan Lam
Iklab : Ba’
Ikhfa’ hurufnya lima belas, yang sisanya itulah hukum yang lima,nun mati,juga tanwinnya
Mim mati tiga hukumnya mari hafalkan semua
Ikhfa safawi namanya bila mim mati temu ba’, Idzghom mitsli yang sama, Idzhar safawi sisanya
Dari huruf hijaiyah dua puluh enam semua.

Peserta didik menyanyikan lagu tersebut berulang ulang sampai hafal. Setelah itu guru menjelaskan dan mempraktikkan bersama peserta didik dalam bacaan Al Quran, ternyata dengan nyanyi peserta didik lebih termotivasi belajarnya dan mudah dalam memahami. Dengan media nyanyi dalam pembelajaran pendidikan agama islam dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik, sehingga tujuan pembelajaran tercapai.

Dra.Sri Laili Badi’ah
Guru SMP Negeri 2 Toroh
Kabupaten Grobogan