Beranda Otomotif Tips Berkendara Saat Cuaca Panas

Tips Berkendara Saat Cuaca Panas

157

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Menurut BMKG, awal musim kemarau di Jawa bakal dimulaipada pertengahan bulan April 2019. Kondisi lingkungan yang panas, selain terik cahaya matahari atau situasi lingkungan lebih terlihat terang, suhu lebih panas, serta meningkatnya intensitas debu dan kuman hingga partikel kecil yang mudah naik ke udara. Persiapan pengendara sebagai berikut, pertama situasi terik sinar matahari sehingga intensitas cahaya melimpah membuat situasi kondisi lingkungan menjadi lebih terang.

Gunakan helm yang memiliki ventilasi agar kepala tidak kepanasan, cuci helm agar jamur yang terjadi karena lembab musim hujan hilang agar tidak menyebabkan gatal-gatal dikepala. Disarankan menggunakan helm yang memiliki double visor yaitu kaca helm ganda yang memiliki pilihan berwarna hitam atau gelap sehingga mata tidak cepat lelah dan nyaman. Kedua, suhu lingkungan menjadi lebih tinggi atau udara makin panas.

Suhu panas secara psikologis membuat orang makin mudah emosional, mengalami dehidrasi dan mudah terkena pusing atau sakit kepala. Sehingga waspada dengan efek yang bakal terjadi tersebut, selain lebih bersabar, juga mengenakan pakaian yang tidak memperparah keadaan, serta penuhi kebutuhan cairan untuk tubuh. Ketiga udara berpotensi mengandung debu atau pertikel kecil mudah beterbangan dan kuman, sebaiknya kenakan masker dan helm yang memiliki kaca tertutup sehingga kesehatan tidak terganggu.

Selain ketiga persiapan pengendara sudah dilakukan semua untuk persiapan di motor juga sangat penting, dan diantaranya mencuci sepeda motor untuk menghilangkan bekas air hujan dan jamur–jamur yang ada Kedua dicat agar tidak berkerak atau merusak cat lebih lanjut saat terpapar intensitas cahaya matahari yang lebih lama, memberi pelumasan ulang pada bagian yang bergerak dan baut– baut agar mencegah karat parah, cek tangki bahan bakar dari kandungan air jika perlu kuras tangki akibat intensitas air hujan melimpah memungkinkan air hujan masuk kedalam tangki. Pengecekan ini terkait perubahan dari situasi hujan ke terik matahari yang melimpah.

Yang kedua suhu lingkungan yang tinggi atau udara makin panas membutuhkan kondisi oli yang prima sehingga percepatlah mengganti oli agar mesin lebih siap dan tahan menghadapi panas dan yang terakhir udara berpotensi mengandung debu lebih banyak, sehingga cek dan periksa saringan udara yang kemungkinan telah mengalami lembab sehingga tidak dalam kondisi prima.

Pengendara dan kondisi motor yang siap akan berpengaruh pada keamanan dan kenyamanan dari perjalanan motor dan pengendara ke tujuan, cari aman saat dijalan. (biz/prapno/sgt)