Beranda Jateng TMMD Sengkuyung Upaya Percepatan Ekonomi

TMMD Sengkuyung Upaya Percepatan Ekonomi

98
TUTUP TMMD : Dandim 0716 Demak Letkol Inf Abi Kusnianto menutup kegiatan TMMD di Desa Doreng Kecamatan Wonosalam.
TUTUP TMMD : Dandim 0716 Demak Letkol Inf Abi Kusnianto menutup kegiatan TMMD di Desa Doreng Kecamatan Wonosalam.

JATENGPOS.CO.ID, DEMAK – Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung III tahun 2014 yang dilaksanakan di Desa Doreng Kecamatan Wonosalam resmi ditutup, Kamis (31/10). Upacara penutupan TMMD dipimpin langsung Dandim 0716/Demak, Letkol Inf. Abi Kusnianto dan dihadiri oleh Wabup Demak, Drs. Joko Sutanto serta jajaran forkopimda Kabupaten Demak.

Kegiatan yang diselenggarakan sejak 01 Oktober 2019 hingga 31 Oktober 2019 ini disasarkan pada pembangunan fi sik dan non fi sik. Untuk pembangunan fisik, jalan desa sepanjang 389 meter berhasil dibangun dengan konstruksi cor beton bertulang. Sedangkan pembangunan non fi sik meliputi pemberdayaan masyarakat berupa penyuluhan pertanian, kamtibmas, kesehatan hingga Keluarga Berencana (KB).

Dandim 0716/Demak, Letkol Inf. Abi Kusnianto mengatakan, dana TMMD bersumber pada APBD provinsi sebesar Rp 180 juta dan APBD Kabupaten Demak Rp 300 juta, serta APBDDes Doreng Rp 50 juta.

“Total dana TMMD mencapai Rp 530 juta,” ujarnya.

Letkol Inf. Abi Kusnianto menambahkan, TMMD merupakan kegiatan manunggal TNI dengan masyarakat dalam upaya membantu pemerintah mewujudkan wilayah pertahanan.

Melalui TMMD, masyarakat dan prajurit TNI diberdayakan melaksanakan pembangunan fi sik dan mental. Selain itu, TMMD juga merupakan upaya kembali memasyarakatkan budaya gotong-royong yang kini kian luntur oleh peradaban modern. Sementara itu Wabup Demak, Drs. Joko Sutanto sangat apresiatif dengan pelaksanaan TMMD yang secara rutin diselenggarakan tiap tahunnya.

“Saya bangga dan bahagia karena TMMD dilaksanakan minim setahun 3 (tiga) kali. Saya berharap, nantinya seluruh desa di Kabupaten Demak dapat bergiliran menjadi sasaran TMMD”, tuturnya.

Menurut Wabup, TMMD memiliki nilai yang strategis utamanya dalam percepatan ekonomi masyarakat.

“Sasaran TMMD kan pembangunan fi sik dan non fi sik. Artinya, tidak hanya infrastrukturnya saja yang dibangun, tapi juga masyarakatnya. Sehingga secara tidak langsung selaras dengan upaya Pemkab Demak dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat”, pungkas Wabup. (adi/sgt/bz)