Beranda Jateng Tol Rawan Macet !!! Minggu Sore Diperkirakan Puncak Arus Mudik

Tol Rawan Macet !!! Minggu Sore Diperkirakan Puncak Arus Mudik

17
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Arman Achdiat SIK MSi.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG — Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Arman Achdiat SIK MSi, meminta semua pihak mewaspadai lonjakan pada arus balik Idul Adha 1441 yang diperkirakan terjadi pada Minggu (2/8/2020), dimana sekitar 200 ribu kendaraan akan melewati Jawa Tengah menuju Jabodetabek. Prediksi itu salah satunya didasarkan pada lonjakan arus mudik yang terjadi pada Kamis (30/7/2020).

“Mari kita waspadai bersama kemungkinan lonjakan arus balik besok Minggu. Kami juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak yang berwenang untuk menjaga agar lonjakan tersebut tidak menyebabkan kemacetan yang parah, dan yang penting keselamatan masyarakat terjaga, serta terhindar dari penularan virus COVID-19,” kata Kombes Pol Arman Achdiat, saat dihubungi wartawan, Sabtu (1/8/2020).

Sebelumnya, ada 200 ribu lebih kendaraan yang keluar dari Jakarta melalui jalan tol pada arus mudik Kamis dan Jumat sehingga terjadi kemacetan panjang di ruas tol Jakarta-Cikampek. Melonjaknya arus di tol itu, sebagian besar dari arus itu menuju Jawa tengah, Yogyakarta dan sebagian ke Jawa Timur. Jumlah itu belum termasuk kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah melalui jalur biasa, dengan begitu diperkirakan ada arus balik yang cukup besar.

“Tidak tertutup kemungkinan yang semua melalui jalur biasa, karena ingin cepat saat balik memilih memakai tol. Begitu juga sebaliknya. Kemungkinan itu harus diwaspadai supaya Kamseltibcarlantas tetap terjaga,” ujar perwira polisi lulusan Akpol 1992 ini.

Dia mengakui ada kemungkinan arus balik terjadi sampai Senin (3/8/2020), meski puncaknya terjadi pada Minggu (2/8/2020). “Kalau bicara kemungkinan, ya pasti selalu ada. Karena itu dalam mengantisipasi kita memakai berbagai strategi, termasuk membuat keputusan cepat karena kondisi. Perlu kami sampaikan di sini, setiap kebijakan pengaturan dan diskresi selalu dilandasi data faktual dan kondisi aktual.”

Jajaran Polda Jateng selain menyiagakan personel di pos-pos pengamanan yang ada, juga menyiapkan petugas PJR di ruas tol sebanyak 73 personel. Juga disiagakan personel lainnya untuk melaksanakan Turjawali (pengaturan, penjagaan , pengawalan dan patrol) di beberapa ruas.

Jawa Tengah memiliki 26 exit tol dengan 3 jalur panjang yaitu Adiwerna Tegal Slawi – Gandulan Pemalang sepanjang 30 km, Gandulan – Pekalongan 30 km dan yang terpanjang Kandeman – Weleri 36 km. Di sepanjang tol terdapat 16 rest area, delapan di jalur A dan 8 lainnya di jalur B. Rest area yang ada memiliki dua kategori tipe A memiliki fasilitas umum ditambah dengan adanya SPBU dan tipe B hanya fasilitas umum, tanpa SPBU. Tipe A terdapat di 9 lokasi dan tipe B tujuh lokasi.(rit)