Beranda Jateng Solo Tujuh Parpol Tidak Memenuhi Syarat

Tujuh Parpol Tidak Memenuhi Syarat

333
Kuswanto ketua KPU Sukoharjo. FOTO : ADE UJIANGSIH/JATENGPOS

JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Dari 13 parpol yang dinyatakan lolos seleksi administrasi awal, tujuh diantaranya dinyatakan tidak memenuhi syarat verifikasi faktual. Yang paling berat kesalahan verifikasi faktual adalah PPP yang dalam penyerahan keanggotaan partai dari 1.016 yang diserahkan, hanya 21 anggota saja yang sah, 995 lainnya tidak sah.

Hasil verifikasi faktual tersebut disampaikan oleh KPU Sukoharjo dalam agenda penyampaian berita acara hasil penelitian administrasi data keanggotaan parpol calon peserta pemilu 2019, Jumat (17/11) di Hotel Tosan Solobaru Sukoharjo.

“Dari 13 parpol yang menyerahkan data ada tujuh parpol yang ada perbaikan data keanggotaan dan wajib memperbaiki. Enam parpol lainnya sudah memenuhi syarat verifikai faktual,” kata Kuswanto, ketua KPU Sukoharjo.

Enam parpol yang dinyatakan memenuhi syarat data keanggotaan adalah PDIP, Partai Gerindra, Partai Golkar, PKS, Partai Nasdem dan Perindo.

Ke tujuh parpol yang dinyatakan tidak memenuhi syarat adalah Partai Demokrat, PSI, PAN, PPP, PBB, Partai Garuda dan PKB.

“Sebagian besar kesalahan data anggota adalah tidak menggunakan KTP elektronik, disusul kegandaan keanggotaan dan usia anggota belum usia 17 tahun. Parpol dengan kesalahan paling fatal adalah PPP, yakni dari 1016 data anggota hanya 21 yang sah, sisanya tidak sah,” imbuh Kuswanto.

Setelah penyampaian berita acara hasil penelitian administrasi data keanggotaan, parpol masih diberi waktu sampai 1 Desember 2017, untuk bisa melengkapi kesalahan. Yakni memenuhi syarat data anggota minimal 1/1000 warga Sukoharjo, yakni 897 anggota. Ada 14 hari masa perbaikan, kalau tidak juga memenuhi maka tidak bisa mengikuti pemilu 2019.

“Bila sampai batas waktu tidak bisa memperbaiki maka parpol tersebut tidak memenuhi verifikasi faktual yang artinya parpol tersebut tidak memenuhi tahapan pemilu atau gugur dan tidak bisa ikut pemilu 2019 untuk kepesertaan di KPU Sukoharjo,” tandas Kuswanto. (dea/saf/mg8)