Beranda Jateng UMS Loloskan Dua Doktor Perempuan

UMS Loloskan Dua Doktor Perempuan

166
DOKTOR BARU : UMS meluluskan dua Doktor Ilmu Hukum yang duaduanya perempuan, yakni Siti Soekiswati dan Wafda Vivid Izziyana.
DOKTOR BARU : UMS meluluskan dua Doktor Ilmu Hukum yang duaduanya perempuan, yakni Siti Soekiswati dan Wafda Vivid Izziyana.

JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meluluskan program doktor. Kali ini yang berhasil menyandang gelar doktor dari sekolah pascasarjana UMS adalah Siti Soekiswati dan Wafda Vivid Izziyana. Siti Soekiswati menjalani ujian sidang terbuka di hadapan para penguji antara lain, Prof. Sofyan Anif, Prof. Dr Bambang Sumardjoko, Prof. Dr. Khudzaifah Dimyati, Prof. Dr. dr. Zainal Arifi n Adnan, Dr. Kelik Wardiono, dan sebagai Promotor adalah Prof. Dr. Absori, serta Prof. Dr. Harun, dan Prof. Dr. dr. EM Sutrisna.

Dalam disertasi yang berjudul Perlindungan Hukum terhadap Praktik Dokteroid Paramedis Berbasis Transendental itu, Siti Soekiswati menjelaskan bahwa pentingnya perlindungan hukum terhadap praktik dokteroid paramedis. Siti membeberkan fakta bahwa praktek kewenangan dokter di Puskemas masih sering dilakukan oleh selain dokter yakni paramedis seperti bidan dan perawat.

“Praktek perawat yang bertindak seperti dokter tapi dia bukan dokter, ini sebenarnya sudah menyalahi undang-undang kedokteran. Saya prihatin terhadap pasien, mereka itu tidak tahu bahwa paramedis tersebut tidak boleh praktek dengan obat-obat tertentu,” kata perempuan yang juga Dosen Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan UMS ini.

“Ternyata dalam perkembangannya ilmu tentang medical law amat sangat dibutuhkan masyarakat. Seiring dengan semakin banyaknya masyarakat tahu tentang hak dan kewajiban tentang rumah sakit dan pasien, sehingga persoalan hukum ini harus mulai ditekuni dengan serius,” ujarnya.

Sementara itu, Wafda Vivid Izziyana tidak menjalani ujian terbuka. Wafda dinyatakan lulus tanpa melalui ujian terbuka karena memenuhi syarat manghasilkan makalah yang dimuat di jurnal Scopus. Selebrasi kelulusan dilakukan bersamaan dengan ujian terbuka Siti Soekiswati pada Rabu (14/7) di Ruang Seminar Pascasarjana lantai 5.

Wafda mengambil judul penelitian yaitu “Hukum dan Pekerja Migran Indonesia : Studi Tentang Perlindungan Hukum Berbasis Toantroposentrisme”. Disertasi tersebut meneliti tentang perjanjian kerja, hubungan kerja dengan para pekerja migran, jaminan kesehatan, jaminan sosial dan pemberdayaan masyarakat migran. Kegigihan dan keuletan dalam proses disertasi membuahkan hasil yang memuaskan.

Tak disangka berkat pengalamnya dalam mengikuti pelatihan jurnal scopus, Wafda bisa menghasilkan enam jurnal Scopus sekaligus.

“Saya mem-breakdown beberapa bagian dari disertasi saya untuk didaftarkan ke Jurnal Scopus, Alhamdulillah prosesnya hanya satu tahun dan sudah publish ada dua jurnal, dan masih ada empat jurnal yang masih letter of acceptance (LOA),” kata Wafda yang juga sebagai Kaprodi di Universitas Muhammadiyah Ponorogo. (dea/bis)