Beranda Jateng UNIBA Kirim 4 Mahasiswa Ikuti Pelatihan Robotical TMAC di Malaysia

UNIBA Kirim 4 Mahasiswa Ikuti Pelatihan Robotical TMAC di Malaysia

342
UNIBA Kirim 4 Mahasiswa Ikuti Pelatihan Robotical TMAC di Malaysia

JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Universitas Islam Batik Surakarta (Uniba) terus bergerak menuju kampus internasional. Kali ini melanjutkan kerjasama dengan University Teknikal Malaysia Malaka (UteM) plus Takushima University Jepang menggelar pelatihan robotical.

Uniba mengirimkan 4 mahasiswa dari 10 orang yang diseleksi, mereka akan mengikuti pelatihan TMAC (Takushima Malaysia Academic Centre) pada 25 Februari – 3 Maret 2019, di Malaysia.

“Ada 4 mahasiswa dari jurusan Teknik Industri dan Manajemen yang siap berangkat ke Malaysia mengikuti program TMAC. Ini sebagai bentuk pengembangan SDM dan aktivitas ilmiah berskala internasional,” kata Dr Supawi Pamenang, Wakil Rektor bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama Uniba Surakarta, Jumat (1/2).

Ditambahkan Supawi, Uniba sudah menyiapkan sejumlah program internasional kerjasama dengan sejumlah universitas luar negeri dalam bentuk program join riset, pendidikan dan perturakan dosen mahasiswa.

“Yang sudah terjalin, kerjasama riset bahan pewarna alami, ulat sutera dan pembuatan web Yapertib.” Imbuh Supawi.

Ditambahkan lagi, upaya Uniba menuju Universitas kelas dunia dengan disiapkannya pembuatan kampus perwakilan di Malaysia, saat ini masih cari lokasi dari beberapa alternatif.

Ditambahkan Rektor Uniba Dr Pramono, Uniba sudah membuka kampus II di Bejen Karanganyar. Dan siap launching sejumlah program baru.

“Tahun ini berkah bagi Uniba, kita buka Kampus II di Bejen Karanganyar, dan sejumlah prodi baru dan pelatihan laboratorium,” kata Pramono.

Sejumlah program study baru yang dibuka tahun ini antara lain Prodi teknik sipil, Prodi teknologi pangan dan Prodi perbatikan. Juga program D3 Teknik Informatika, khusus teknik jaringan dan multimedia. Lalu program laboratorium bahasa membuka pembelajaran bahasa arab, korea, jepang, inggris. Laboratorium komputer membuka program olah data dan metologi penelitian.

“Era persaingan global harus terus berkembang, dan kita harus ikut teknologi. Uniba juga menyiapkan digital learning. Saat ini sudah masuk proses perekaman dan produksi, diawali dari jurusan akuntansi, semoga tahun ini bisa seluruh prodi.” imbuhnya.

Ditambahkan Ketua Yapertib Uniba, Solichul Hadi, pihak yayasan sangat mendukung upaya Uniba untuk go internasional. Selain pengembangan fisik, juga telah menekankan strategi non fisik berupa pengembangan SDM dan aktivitas ilmiah berskala internasional.

Kegiatan strategi non fisik ini, meliputi pemberian beasiswa kepada 20 orang dosen untuk studi lanjut pada program S3 penyelenggaraan International Conference pada Oktober 2018, Publikasi di jurnal bereputasi internasional terindeks Scopus, Mobility Students yang diikuti  20 mahasiswa UNIBA yang akan terus berlanjut setiap tahun, serta Visiting and exchange lecturer. (dea/bis)