Beranda Olahraga Unnes Terlibat Dalam Grand Desain Keolahragaan Nasional

Unnes Terlibat Dalam Grand Desain Keolahragaan Nasional

25
OLAHRAHA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Menpora dan Rektor Unnes dalam kegiatan Grand Desian Keolahragaan Nasional di Semarang.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Universitas Negeri Semarang (Unnes) menjadi salah satu perguruan tinggi yang ikut dalam perencanaan Grand Desain Keolahragaan Nasional yang dicanangkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. Rektor Unnes Fathur Rokhman mengatakan, Unnes siap berkontribusi positif dalam ikut mewarnai Grand Desain pembinaan olahraga tersebut. Unnes dilibatkan untuk mengkaji grand desain tersebut.

“Terkait  persoalan di dalam olahraga itu apa saja, terus apa yang kita inginkan dalam pengembangan olahraga. Itu memang harus dilaksanaakan dan melibatkan banyak pihak salah satunya perguruan tinggi,” ujarnya di sela kegiatan Uji Publik Grand Desain Keolahragaan Nasional di Hotel Gumaya, Jumat (18/12).

Perguruan tinggi, lanjutnya, mempunyai sejumlah keunggulan di dalam mengembangkan sport sains. Menurutnya, olahraga untuk menghasilkan prestasi membutuhkan sejumlah hal, yakni ilmu pengetahuan, teknologi, dan teknik-teknik yang dikaji dalam riset. Maka dari itu, tujuan dari grand desain ini nantinya diharapkan menciptakan Indonesia bugar, tak hanya sehat tapi juga produktif. Kedua, bisa menghasilkan prestasi olahraga baik nasional dan internasional, katanya. Karena prestasi olahraga itu bisa menjadi kebanggaan sebuah negara. Dan bahkan bisa meningkatkan produktivitas dalam ekonomi lewat kegiatan atau event dari sport industri, tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengatakan, desain besar pembinaan olahraga menjadi hal yang dibutuhkan saat ini untuk prestasi olahraga baik di tingkat nasional dan internasional. Desain besar ini bukan hanya prestasi, tetapi juga membentuk budaya bugar.

“Kalau masyarakatnya bugar, kita bisa mencari talenta-talenta bibit-bibit untuk cabang olah raga apa saja. Tapi kalau masyarakatnya tidak bugar, jangan harap kita bisa dapat bibit untuk macam cabang olahraga,” ujarnya.

Pihaknya pun menyoroti, pada event internasional, di mana beberapa negara yang sebelumnya memiliki prestasi di belakang Indonesia, saat ini sudah setara atau bahkan unggul di atas Indonesia.

“Nah ini kenapa, ini harus kita telaah dan kita harus review total sesuai perintah pak Presiden. Apa yang salah? Managemenkah? Talenta yang kurang kah? Atau lainnya,” imbuhnya.

Untuk mewujudkan desain besar keolahragaan nasional tersebut, pihaknya siap berkoordinasi dengan sejumlah pihak, baik itu antar Kementerian, pemerintah daerah, lembaga-lembaga, dan para akademisi.

“Kami berharap dengan sinergitas ini bisa menghasilkan satu kekuatan dan bisa menghasilkan desain besar untuk pembangunan olahraga kita ke depan,” pungkasnya.(fid/akh)