Beranda Semarang Walikota Hadiri Sajian Tuk Panjang di Pasar Imlek Semawis

Walikota Hadiri Sajian Tuk Panjang di Pasar Imlek Semawis

108
KEBERSAMAAN : Walikota Semarang Hendrar Prihadi menghadiri jamuan tuk panjang sebagai salah satu rangkaian kegiatan penutupan pasar semawis dan memberikan penghargaan pada dalang wayang potehi.
KEBERSAMAAN : Walikota Semarang Hendrar Prihadi menghadiri jamuan tuk panjang sebagai salah satu rangkaian kegiatan penutupan pasar semawis dan memberikan penghargaan pada dalang wayang potehi.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Malam penganugerahan Pasar Imlek Semawis 2020 digelar di Jalan Wot Gandul, Kranggan, Kota Semarang, pada Minggu (19/1). Kegiatan ini sebagai rangkaian penutupan pagelaran Pasar Imlek Semawis yang ke-17.

Hadir dalam acara ini Walikota Semarang, Hendrar Prihardi, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis, beserta pejabat Forkopimda Kota Semarang. Walikota menutup acara ini dengan menyerahkan penghargaan kepada dua orang dalang wayang potehi Thio Tiong Gie dan Tok Hok Lay, sebagai Pelestari Pusaka Nonragawi Pecinan Semarang.

“Penghargaan Th io Hauw Lie diwakilkan kepada keluarga almarhum Th io Hauw Lie yang terus melestarikan Wayang Potehi,” kata Ketua Kopis Semawis (Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata) Harjanto Halim.

Pasar Imlek Semawis tahun ini mengangkat tema Potehi, yang menjadi simbol keberagaman. Dulu dalang wayang Potehi selalu orang Tionghoa, sekarang sudah banyak orang Jawa menjadi dalang.

“Dan memcerminkan keberagaman etnis,” ucap ketua Kopis Semawis, Harjanto Halim Dalam sambutannya.

walikota semarang menyerahkan penghargaan pada dalang wayang potehi saat penutupan pasar semawis
walikota semarang menyerahkan penghargaan pada dalang wayang potehi saat penutupan pasar semawis

Hendi mengatakan bahwa mulai hari ini tidak ada istilah masyarakat mayoritas atau minoritas di Kota Semarang. Yang ada sekarang adalah keluarga besar yang ingin membuat Semarang menjadi lebih maju, sejahtera dan hebat.

“Mari rapatkan barisan agar Semarang semakin hebat. Supaya warga Semarang hidup aman dan makin nyaman untuk ditinggali,” ucap Hendi.

Walikota juga mengapresiasi kegigihan dalam melanggengkan tradisi ini.

“Kota Semarang memiliki kedekatan dengan kawan-kawan etnis Tiongha, menilik sejarah Oei Tiong Ham. Mari kita berdiskusi jika ada yang kurang baik sampaikan. Jika baik ceritakan ke saudara lain di luar Semarang agar mau pelesiran maupun investasi di kota ini,” katanya.

Selain itu Pemerintah Kota Semarang berencana akan membenahi kawasan wisata di Pecinan Semarang terutama di Gang Warung yang merupakan lokasi Warung Semawis.

“Lokasi Warung Semawis yang selalu digelar di akhir pekan akan kami bangun menjadi lebih baik agar wisatawan makin banyak yang datang ke sana,” kata Hendi. (prast /biz/sgt)