Beranda Jateng Warga Harjosari Dilatih Bikin Kripik Singkong dan Telur Asin

Warga Harjosari Dilatih Bikin Kripik Singkong dan Telur Asin

200
Kepala Disdagnakerkop dan UMKM Karanganyar Waluyo Dwi Basuki didampingi Kepala Desa Harjosari Sutarso saat pelatihan pemberdayaan SDM warga Desa Harjosari. FOTO : YASIN ABDULLAH/JATENGPOS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Desa Harjosari Kecamatan Karangpandan terus dilakukan. Sejumlah warga mendapat pelatihan pembuatan makanan olahan di Putri Duyung pada Rabu-Kamis, (27-28/12).

Hal itu bertujuan agar warga setempat mampu meningkatkan pendapatan dan menjadi keluarga yang ekonominya mandiri. Dalam sambutannya, Kepala Disdagnakerkop dan UMKM Karanganyar Waluyo Dwi Basuki mengucapkan, selamat datang kepada seluruh warga Desa Harjosari yang siap menjadi orang kaya.

Dia berpesan, peserta harus betul-betul memperhatikan dalam mengikuti pelatihan ini. Niatkan menjadi pengusaha yang akan menjadi kaya dengan usaha pilihannya. Jangan hanya menjalani ini asal jalan dan sambil lalu.

“Sudah banyak contoh, dengan bahan yang sama dibuat oleh orang berbeda, hasilnya juga beda. Makanya, niatkan untuk kaya dengan usaha pilihan kalian. Dengan begitu kalian akan menjadi sukses,” ucap Basuki pada peserta yang didominasi kaum ibu-ibu itu. Basuki juga mewanti-wanti peserta agar selektif dalam memilih bahan baku, seperti singkong atau telur untuk diolah. Apalagi bahan baku tersebut di desa setempat juga tersedia melimpah. “Sekali lagi, selamat datang untuk teman kita yang siap kaya, dan Harjosari semoga bisa menjadi desa yang makmur, dan bisa jadi desa pelopor,” tandasnya.

Kepala Desa Harjosari Sutarso menjelaskan, upaya untuk meningkatkan SDM warga desanya terus dilakukan. Dia berpandangan, Indonesia dengan jumlah penduduk terbesar ke lima di dunia harus dibarengi dengan peningkatan SDM.

Khususnya, masyarakat Desa, sebab Desa menjadi tulang punggung bangsa. Dalam kesempatan ini, pihaknya memberikan pelatihan pembuatan roti, serta pembuatan kripik singkong dan telor asin. “Pelatihan ini yang dibutuhkan warga, pembuatan roti ini agar jika lebaran atau hari penting atau untuk suguhan tamu warga tak perlu beli, tapi buat sendiri. Syukur-syukur nanti ada yang mampu jual,” terangnya. (yas/saf/udi)