Beranda Semarang Widodo Meregang Nyawa di Pohon Akasia

Widodo Meregang Nyawa di Pohon Akasia

BERBAGI
JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Pria 28 tahun bernama Widodo, warga Jalan Cempaka, Srondol Wetan, Banyumanik, ditemukan tewas gantung diri. Ayah satu anak tersebut tewas gantung diri dengan seutas tali plastik yang dikaitkan pada pohon Akasia di kebun milik Wasimin (60) yang berada di Gedawang, Banyumanik, Jumat (6/7) siang. Kepolisian masih menyelidiki motif Widodo nekat mengakhiri hidupnya.
Kapolsek Banyumanik, Kompol Retno Yuli, mengatakan, tewasnya Widodo pertama kali diketahui oleh warga sekitar bernama Sujari (50) yang sedang melintas di sekitar lokasi. Saat itu saksi Sujari mendengar suara burung yang beterbangan dari pepohonan. Sujari kemudian mencari tahu apa yang menyebabkan burung-burung itu terbang. Ketika Sujari menengok ke atas pohon, ia melihat korban berada di atas pohon.
“Saksi melihat korban ada di atas pohon, dari posisi awalnya seperti orang memanjat. Setelah didekati ternyata korban sudah tewas dalam posisi menggantung. Di leher korban terlilit tali plastik yang dikaitkan ke batang pohon,” katanya saat dikonfirmasi, Jumat (6/7).
Sujari tidak mengenali wajah korban. Oleh karena itu ia langsung melaporkan temuan itu ke warga setempat dan diteruskan ke Polsek Banyumanik dan Polrestabes Semarang. Tidak lama setelah laporan itu petugas Polsek Banyumanik dan Unit INAFIS Polrestabes Semarang langsung mendatangi lokasi. Hasil olah TKP ditemukan identitas korban dan petugas langsung mengabarkan kejadian tersebut ke keluarga korban.
“Saat dilakukan identifikasi di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka mencurigakan. Diduga kuat korban sengaja mengakhiri hidupnya dengan gantung diri,” jelas Retno.
Meski demikian pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Pihak keluarga yang sudah mengetahui kejadian tersebut juga susah melihat kondisi korban di RS Banyumanik. “Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan. Namun keluarga korban dalam hal ini istrinya sudah membuat surat pernyataan menerima kejadian yang menimpa korban,” pungkasnya. (hfd/har)
BERBAGI