Beranda Semarang Wisata Semarang Tarik Ribuan Pengunjung

Wisata Semarang Tarik Ribuan Pengunjung

263
RAMAI: Pengunjung tengah menikmati libur lebaran di Grand Maerakaca salah satu obyek lokal wisata unggulan Kota Semarang
RAMAI: Pengunjung tengah menikmati libur lebaran di Grand Maerakaca salah satu obyek lokal wisata unggulan Kota Semarang

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Libur lebaran tahun 2019, geliat pariwisata Kota Semarang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dari masyarakat luat yang tengah menikmati liburan bersama keluarga. Tidak sekedar transit, masyarakat yang singgah ke semarang juga tercacat sebagai tamu inap dan kunjungan wisata.

Seperti yang dikatakan, Iin Idriyasari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar ) Kota Semarang, jika libur lebaran tahun ini, angka kunjungan wisatawan mengalami peningkatan hinga 50 % dibanding tahun lalu.

“Rata-rata kenaikan kunjungan wisata dari masyarakat yang mengunjungi obyek wisata lokal Semarang naik hingga 50% . Dampak kenaikan kunjungan wisata tersebut salah satunya adalah banyaknya pemudik yang menggunakan mobil pribadi dengan akses mudah melalui tol trans Jawa,” ujarnya saat ditemui Jateng Pos di kantornya Gedung Pandanaran Semarang, Kamis (13/6).

Dijelaskan, tentunya daya tarik masyarakat luas yang berkunjung dan menginap di Semarang, tak lepas dari dukungan serta peran aktif swasta khususnya pengelola tempat wisata dan hotel yang dikemas semakin modern dan kekinian.

“Dari ragam tempat wisata yang terdaftar sebagai unggulan pariwisata Kota Semarang, beberapa tempat wisata berbayar atau tidak berbayar menjadi favorit kunjungan wisata dari puluhan ribu masyarakat baik warga Semarang sendiri atau yang datang dari luar Kota,” terangnya.

Terhitung mulai libur paska hari H plus 1 Lebaran, Disbudpar Kota Semarang mencacat hampir semua obyek wisata dipenuhi pengunjung, diantaranya, obyek wisata Sam Poo Kong sebanyak 18.270 pengunjung Hari kedua Lebaran, 43.433 pengunjung Semarang Zoo H plus 1, 48.227 pengunjung lawang sewu H plus 2 dan 53.688 pengunjung masih di lawang sewu pada H plus 3. Tak hanya itu, deretan obyek wisata lainya diantaranya , Goa Kreo, Taman lele, Tinjomoyo, Grand Maerakaca, pantai marina, water blaster dan lainya juga dijejali ribuan pengunjung.

“Dari kunjungan wisata yang kami cacat adalah pengunjung berbayar. Sementara untuk tempat wisata fasilitas umum yakni, Simpang 5, MAJT, kampung pelangi, SBF dan Kawasan kota lama Semarang yang dikunjungi ribuan orang tidak bisa kami hitung karena tidak berbayar,” imbuhnya.

Iin Berharap, kedepan Kota Semarang yang kini tengah terus bebenah khususnya dalam memberikan sajian konsep wisata, kuliner dan item pendukung lainya bisa semakin maju berkembang mampu bersaing dengan Kota besar lainya jujugan pariwisata lokal maupun manca. (ucl/muz)