Beranda Ekonomi XL Axiata Gencar Bangun Jaringan 4G dan Fiberisasi

XL Axiata Gencar Bangun Jaringan 4G dan Fiberisasi

Tingkatkan Kualitas Layanan di Jabar, Jateng & DI Yogyakarta

64
MEDIA UPDATE- Head of Sales Area Surakarta, Semarang & Kudus XL Axiata, Heriantoni (kiri), dan Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih (kanan), pada Media Update XL Axiata Central Region, di Surakarta, Kamis (16/1/2020). FOTO : ANING KARINDRA/JATENG POS
MEDIA UPDATE- Head of Sales Area Surakarta, Semarang & Kudus XL Axiata, Heriantoni (kiri), dan Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih (kanan), pada Media Update XL Axiata Central Region, di Surakarta, Kamis (16/1/2020). FOTO : ANING KARINDRA/JATENG POS

JATENGPOS.CO.ID, SURAKARTA – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bertekad menghadirkan layanan berkualitas prima di seluruh wilayah layanannya, termasuk di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta. Pesatnya peningkatan trafik data dan juga berkembangnya pasar di ketiga area tersebut telah mendorong XL Axiata untuk menyiapkan berbagai rencana strategis guna memenuhi segala ekspektasi pelanggan.

Termasuk di dalam rencana tersebut adalah berlanjutnya perluasan jaringan data 4G, fiberisasi seluruh jaringan, juga peluncuran produk yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Regional Group Head Central Region XL Axiata, Rd. Sofia Purbayanti mengatakan, di tingkat regional, XL berhadapan langsung dengan kompetisi yang sangat ketat dalam meyakinkan masyarakat pengguna layanan data. XL harus mampu memenuhi ekspektasi masyarakat dan pelanggan agar mereka percaya dan setia dengan produk XL Axiata.

“Meskipun begitu, kompetisi yang ketat bukanlah penghalang bagi XL Axiata. Kompetisi justru mendorong kami untuk terus menjaga performa sehingga bisa memenuhi semua ekspektasi pelanggan. Demi mampu terus berkompetisi, maka XL Axiata memastikan untuk melakukan apapun agar pelanggan nyaman dan meraih manfaat maksimal atas layanan yang mereka pakai,” katanya.

Sofia menambahkan, pola dan trend penggunaan layanan data rata-rata memang terus meningkat di semua area dan bahkan secara nasional. Namun, di setiap area memiliki karakteristik pengguna yang khas.

“Untuk sebagian besar daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga DI Yogyakarta dengan trafik yang cukup tinggi, karakter pelanggan sangat mobile dan lebih membutuhkan kualitas jaringan yang prima,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih menjelaskan, salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas layanan adalah melalui proses fiberisasi yang telah terlaksana di sebagian besar wilayah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta. Secara teknis, fiberisasi merupakan upaya modernisasi jaringan dengan cara menghubungkan Base Transceiver Station (BTS) melalui jalur fiber, termasuk sekaligus melakukan regenerasi perangkat-perangkat BTS, seperti antara lain mengganti perangkat yang selama ini memakai microwave menjadi perangkat fiber.

“Fiberisasi jaringan ini merupakan salah satu langkah dalam mempersiapkan jaringan 5G yang mampu menghadirkan kecepatan data yang tinggi, jumlah pemakai yang lebih banyak, dan delay atau latency yang rendah. Keunggulan teknologi ini hanya bisa didapatkan jika site atau BTS terkoneksi dengan fiber. XL Axiata telah melaksanakan program ini secara massif di seluruh wilayah Indonesia dalam 3 tahun terakhir,” jelas Tri Wahyuningsih.

Hingga saat ini, lanjutnya, fiberisasi jaringan XL Axiata sudah terlaksana di semua ibu kota provinsi dan kota-kota besar di Jawa, Madura, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Lombok, terutama di kota atau area yang memang secara pertumbuhan data sudah memerlukan jaringan fiber.

“Hingga akhir tahun 2019 sekitar 50% BTS sudah terhubung dengan jaringan fiber, dan akan terus ditingkatkan menjadi sekitar 60-70% pada akhir 2020. Percepatan fiberisasi kini sedang dilakukan di wilayah luar Jawa mengingat pertumbuhan trafik data yang sangat pesat dalam setahun terakhir,” ujarnya.

Menurutnya, di wilayah Jawa Tengah, fiberisasi jaringan telah terlaksana hampir semua area, baik kota-kota besar seperti Semarang, Surakarta, Tegal, Pekalongan, dan Purwokerto, hingga kota sedang seperti Kudus, Jepara, Magelang, Salatiga, Purworejo, Kebumen, dan Cilacap. Bahkan, fiberisasi juga sudah terlaksana di kota-kota kecil seperti Rembang, Blora, Purbalingga, Wonosobo, Karanganyar, dan Wonogiri.

Untuk area Jawa Barat sendiri, fiberisasi telah terlaksana di semua kota dan kabupaten seperti Kabupaten Bandung, Purwakarta, Subang, Sumedang, Kota Tasikmalaya, Cimahi, dan Cirebon. Demikian pula untuk semua area di DI Yogyakarta seperti Kabupaten Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul, Sleman, dan Yogyakarta.

Aspek kualitas jaringan yang prima menjadi salah satu yang menjadi prioritas untuk terus dijaga dari waktu ke waktu. Jaringan harus selalu ditingkatkan kualitasnya sesuai dengan kebutuhan pelanggan dalam mengakses beragam layanan data. Kualitas jaringan juga tak bisa lepas dari kepadatan trafik pengguna di suatu area. Area yang sudah penuh harus dilayani dengan jaringan yang memadai agar pelanggan tetap nyaman mengakses layanan data.

Hingga akhir September 2019, total jumlah pelanggan di area Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta mencapai lebih dari 18 juta atau 17% dari total pelanggan XL Axiata secara keseluruhan. Jumlah pelanggan datanya sekitar 68% dan pelanggan data 4G sekitar 50%. Selain ketiga provinsi di Jawa tersebut, wilayah layanan XL Axiata Central Region juga mencakup Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Total pelanggan di Central Region sekitar 30% dari pelanggan secara nasional.

Penggunaan layanan Data di area Central di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta sampai saat ini juga terus mengalami peningkatan. Tercatat beberapa area terus mengalami peningkatan trafik penggunaan layanan data dibandingkan tahun sebelumnya.

“Beberapa kota maupun kabupaten yang mengalami peningkatan trafik yang signifikan antara lain Kabupaten Boyolali di Jawa Tengah yang meningkat sekitar 70%, Kota Banjar di Jawa Barat meningkat sekitar 63%, dan Kabupaten Gunungkidul di DIY yang turut mengalami peningkatan sekitar 47%,” ungkapnya.

Khusus layanan data 4G, trafik meningkat sekitar 43% di ketiga provinsi tersebut. Sementara itu, laju peningkatan trafik tertinggi terjadi di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah yang mencapai lebih dari 72% di periode setahun terakhir.

Pertumbuhan trafik data yang signifikan ini mayoritas didorong oleh layanan streaming dari beberapa platform seperti YouTube, Facebook, dan Instagram. Tren ini yang kemudian memacu XL Axiata untuk terus meningkatkan kualitas jaringan untuk mendukung layanan streaming.

Hingga triwulan ketiga 2019, jumlah BTS di wilayah Jawa Barat telah mencapai lebih dari 25 ribu BTS 2G/3G/4G yang tersebar di 27 kota/kabupaten. Sementara untuk area Jawa Tengah dan Yogyakarta mencapai lebih dari 16 ribu BTS 2G/3G/4G yang tersebar di 40 kota/kabupaten.

Kenaikan trafik penggunaan layanan dan penambahan pelanggan juga tak bisa dilepaskan dari keberhasilan XL Axiata dalam menciptakan produk-produk yang memang dibutuhkan pelanggan. Ketepatan dalam menangkap keinginan pelanggan menjadi salah satu kunci keberhasilan. XL Axiata menerapkan strategi dual brand yang terdiri dari XL untuk pelanggan dewasa pada umumnya, termasuk kalangan pekerja, dan AXIS untuk pelanggan kalangan muda.

Selain itu, XL Axiata juga memiliki XL PRIORITAS untuk kalangan yang lebih membutuhkan layanan yang premium. Strategi segmentasi ini menjadi dasar bagi XL Axiata untuk menciptakan paket-paket layanan data yang sesuai dengan kebutuhan semua kalangan masyarakat Indonesia.

Untuk pelanggan layanan prabayar XL, terdapat paket unggulan seperti paket Xtra Combo Lite, Xtra Combo, maupun HotRod yang menawarkan ragam pilihan paket internet dan memberikan banyak benefit kuota utama intenet, kuota youtube serta kuota nelpon ke semua operator.

Sedangkan untuk layanan AXIS, terdapat produk Owsem, Bronet dan Boostr dilengkapi juga dengan aplikasi AXISnet. Pada layanan pascabayar, pelanggan bisa mendapatkan manfaat dari beragam pilihan paket Prio Plan, Prio Go+ dan program XL Prioritas Shopping Points. Seluruh produk ini terbukti mampu meningkatkan penetrasi layanan XL Axiata oleh semua tingkatan usia sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Sementara itu, untuk program tanggung jawab sosial perusahaan, XL Axiata terus melanjutkan komitmennya untuk membangun Indonesia melalui beragam inisiatif. Sepanjang 2019, Central Region telah menyalurkan donasi modem dan kuota data sebesar 240 GB selama satu tahun ke lebih dari 100 sekolah setingkat SMA/SMK/Madrasah Aliyah yang tersebar di beberapa area seperti Kabupaten Bandung, Tasikmalaya, Purwokerto, Cirebon, Kebumen, Surakarta, Pekalongan, Tegal, hingga Kabupaten Semarang. Pemberdayaan wanita Indonesia melalui progam Sisternet yang telah dilaksanakan di Cirebon, Bandung, Surakarta, dan Yogyakarta, hingga pengenalan aplikasi Laut Nusantara guna mendorong produktivitas kerja nelayan di Indramayu.

Pada November 2019, program XL Future Leaders (XLFL) telah berhasil meluluskan lebih dari 100 penerima manfaat yang berasal dari Kota Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surakarta.

Sementara itu, melalui program XL Axiata Youth Leadership Camp (XYLC) 2019, sebanyak lebih dari 200 pelajar setingkat SMA/SMK telah mendapatkan pelatihan kepemimpinan di Yogyakarta dan Semarang.

Dari sisi bisnis, Rd. Sofia Purbayanti optimis akan mampu meningkatkan kinerja dan sekaligus mencapai target yang ditetapkan. Saat ini, Central Region yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah yang dipimpinnya memberikan kontribusi lebih dari 30% terhadap pendapatan perusahaan. Untuk itu, telah disiapkan langkah-langkah strategis, seperti, optimalisasi sistem distribusi produk, mempercepat pertumbuhan pelanggan XL dan AXIS, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan serta melakukan kegiatan promosi yang berdampak langsung bagi pelanggan dan masyarakat.(aln)