Beranda Politik Yudha Siap Perjuangkan Kesejahteraan Warga

Yudha Siap Perjuangkan Kesejahteraan Warga

Caleg Termuda Gerindra Sempat Disangsikan

272
Yudha Sindu Riyanto
Yudha Sindu Riyanto

JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Menjadi anggota legislatif bukan cita cita dari Yudha Sindu Riyanto. Akan tetapi, saat ia kini ia diprediksi duduk di kursi legislatif DPRD Kota Surakarta dari Partai Gerindra, ia menyatakan siap lahir batin berjuang dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Awalnya banyak yang menyangsikan, apalagi melihat ayah saya yang politisi sejati, saya yang masih muda dan tidak berpengalaman. Tapi berkat gemblengan ayah saya mantap terjun ke dunia politik. Apalagi saat ini saya terpilih dalam Pemilu legislatif DPRD Kota Surakarta, meskipun belum disahkan secara resmi,” kata Yudha, putra bungsu Bambang Riyanto, mantan Bupati Sukoharjo, saat ditemui media massa di rumahnya Solo Baru, Kamis (2/5).

Lulusan Fakultas Hukum UNS yang saat ini melanjutkan studi S2 Hukum ini mengaku jatuh cinta dengan politik sejak lepas SMA, dengan melihat figur sang ayah. Sang ayah Bambang Riyanto duduk menjabat Bupati Sukoharjo saat ia usia TK. Menjabat Bupati dua periode dilanjutkan menjabat anggota DPR RI. Yudha mengaku ia masih harus banyak belajar didunia politik, apalagi ia merupakan caleg ‘impor’ dari Sukoharjo yang ditempatkan di wilayah Solo. Dia harus berjuang di Dapil 1 Surakarta Serengan Pasar Kliwon, yang juga disebut dapil ‘neraka’.

“Saya mendapat amanah dari masyarakat Solo dengan perolehan suara 3.500 lebih, ini akan menjadi tugas saya untuk memperjuangkan masyarakat,” kata bujang kelahiran 7 Nopember 1994.

Sang ibu Titik Suprapti, termasuk salah satu yang sempat menyangsikan ‘keberanian’ putra bungsunya. Namun setelah melihat upaya keras Yudha untuk meraih simpati masyarakat Solo dalam Pemilu kali ini membuatnya yakin.

“Kami memang dari keluarga politik, dan kami kompak saling mendukung. Memang dalam pemilu kali ini bapak (Bambang Riyanto) dan Yoshua (putra pertama) yang juga ikut dalam pemilihan legislatif belum mendapat amanah, kita legowo dan tetap semangat, karena kami adalah petarung politik,” kata Titik Suprapti, yang juga ketua DPC Partai Gerindra Sukoharjo.

Dalam dukungannya menggembleng ketiga anaknya, Titik selalu mengingat pesan bahwa ‘anak singa akan melahirkan singa, bukan kucing’. Hal lain yang diajarkan adalah ‘tidak ada airmata buat petarung’. Hal itu yang membuatnya mantap ‘melepas’ putranya terjun didunia politik.

“Anak anak saya didewasakan oleh masyarakat, Jadi anggota dewan itu bukan ajang mencari nafkah, ajang kreasi dan inovasi untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. (dea/bis/rit)