1.118 Penyandang Disabilitas Ikuti Ajang Pekan Special Olympic Nasional (Pesonas) 2022

JUMPA PERS : Ketua Umum Special Olympics Indonesia ( SOIna), Warsito Ellweinn dan Ketua Panitia Pesonas, Ony Suharsono saat konferensi pers Minggu (3/7/2022).

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Sebanyak 1.118 atlet bertalenta khusus dari 1.724 kontingen akan unjuk kemampuan di Pekan Special Olympic Nasional (Pesonas) yang digelar pada 3-8 Juli di Semarang, Jawa Tengah. Pekan Special Olympic Nasional (Pesonas) merupakan pembaruan dari Pekan Olahraga Nasional (Pornas) SOIna yang rutin digelar setiap empat tahun sekali sebagai wahana pembinaan atlet penyandang disabilitas intelektual.

Ketua Umum Special Olympics Indonesia ( SOIna), Warsito Ellwein mengatakan jika Pesonas 2022 juga sebagai ajang seleksi atlet yang akan mewakili Indonesia pada Summer Olympic World Gamed (SWOG) tahun 2023 di Berlin, Jerman.  “Sehingga, nantinya atlet bertalenta khusus berprestasi yang unggul akan dikirim ke Summer Olympic World Gamed (SWOG) mewakili negara Indonesia,” ujarnya.

Ada 12 cabang olah raga yang dipertandingkan dalam Pekan Special Olympic Nasional (Pesonas) 2022, diantaranya yakni Atletik, Bulutangkis, Bocce, Bola Basket, Bola Voli, Bola Tangan, Senam Ritmik, Tari Daerah, Futsal, Tenis Meja, Sepakbola dan Renang.  Selain 12 cabor, lanjut Warsito, ada pula kegiatan lain seperti seni, budaya, kongres keluarga dan pemuda SOIna, pemeriksaan kesehatan, serta berbagai bentuk inovasi lain.

Warsito menyebut jika ajang Pesonas digelar untuk mencetak talenta-talenta baru dari kalangan anak-anak penyandang disabilitas intelektual. “Tahun ini ada Pesonas diikuti oleh 1.118 atlet bertalenta khusus dari 21 provinsi di Indonesia, ” Ujarnya.

Ketua Panitia Pesonas, Ony Suharsono menjelaskan bahwa Pesonas digelar dengan protokol kesehatan yang ketat dengan mengedepankan keamanan dan kenyamanan para atlet yang ada. Namun sesuai dengan kondisi mereka, di acara Pesonas nanti anak bertalenta khusus tersebut harus merasa aman, nyaman guyub, rukun, dan bahagia.

“Dalam Pesonas ini, kompetisi bukanlah kegiatan yang utama. Yang utama adalah memperkenalkan anak-anak bertalenta khusus yang perlu kita perhatikan dan perlu kita dukung dalam kehidupan sehari-hari,” kata Ony.

Sementara, persiapan Pesonas telah berlangsung di tingkat provinsi, di mana para pengurus daerah membentuk kontingen untuk diberangkatkan ke Semarang. Pengiriman atlet berdasarkan pada kriteria yang telah ditetapkan dan sepenuhnya menjadi kewenangan pengurus daerah.

Perhelatan ini telah dirancang sedemikian rupa hingga menjadi sebuah pertemuan yang aman, nyaman, terbuka dan leluasa bagi ribuan atlet yang terlibat. “Pelayanan kesehatan, mulai dari tim medis, akomodasi media, posko kesehatan serta Rumah Sakit rujukan juga telah dipersiapkan secara matang untuk menunjang penyelenggaraan Pesonas 2022 ini, ” ujarnya.

Sebelumnya, kegiatan Pesonas telah dilaunching di Solo pada 9 Desember 2021 lalu dan dilanjutkan dengan pengambilan Api Abadi Mrapen di Kabupaten Grobogan.

“Kegiatan telah diawali dengan launching Pesonas di Solo oleh Gubernur Jateng Ganjar Peanowo dan dilanjutkan pengambilan Api Abadi Mrapen di Grobogan oleh Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen. Api itu adalah simbolis  Semagat anak-anak yang akan kita tempatkan mereka sebagai bintang,” Imbuhnya.

Untuk pembukaan pertandingan rencananya akan dilakukan di Holy Stadium Semarang pukul 19.00 WIB. Rencananya, lanjut Ony, Obor Api Abadi Mrapen akan diserahkan dari Walikota Semarang ke Menpora dan Gubernur Jateng dan dilanjutkan dengan launching Pesonas 2022.

“Kita memberi ruang, mereka anak-anak bertalenta khusus agar bisa berkreasi, berekspresi, dan agar kehadiran mereka bukan sekedar untuk dikasihani. Tapi menjadi bintang dan manusia bermanfaat bagi sesama. Minimal hidup tanpa diskriminasi,” lanjutnya. (prast.wd/biz/sgt)