Beranda Utama Komisi C Pantau Aset Lahan Pirikan

Komisi C Pantau Aset Lahan Pirikan

432
TINJAU KEBUN. Sejumlah anggota Komisi C DPRD Jateng meninjau kebun di Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Foto : ist

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Komisi C DPRD Jawa Tengah memastikan aset Pemprov Jateng dikelola dengan baik, salah satunya Balai Benih Tanaman Perkebunan Dinas Pertanian Perkebunan Provinsi Jawa Tengah. Rombongan Komisi C pada Selasa (17/4/2018) mengunjungi satuan kerja (satker) Kebun Dinas Pirikan di Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Kunjungan tersebut merupakan rangkaian dari monitoring sebelumnya, ke Kebun Dinas Ngagrong (Boyolali). Menurut anggota Komisi C Sri Ruwiyati yang memimpin kunjungan kerja Komisi, beberapa satker memang hanya mengelola lahan yang tidak begitu luas. Disebutkannya seperti Kebun Dinas Pirikan ini yang hanya mengelola lahan kurang dari setengah hektare atau hanya 0,495 hektare.

Namun dengan aset yang kecil itu masih dikelola dengan baik dan menghasilkan PAD. Pada tahun ini saja hanya Rp 7,5 juta tahun 2018 ini.

“Komisi C merasa lega, ternyata aset Pemprov yang meskipun kecil tidak ditelantarkan. Jadi disamping memonitor kinerja, kami ingin memastikan bahwa seluruh aset dikelola dengan baik, mengahasilkan PAD,” tutur legislator PDI Perjuangann itu.

Anggota Komisi C Amien Makhsun menambahkan, saat ini lokasi kebun dinas sudah dikelilingi permukiman penduduk. Bahkan akses ke kebun nyaris tidak ada kecuali jalan setapak yang membelah rumah-rumah warga.

Jika dimungkinkan oleh peraturan bisa dipikirkan untuk dipindah ke areal perkebunan di luar pemukiman. Misalnya dijual lebih dulu kemudian uang hasil penjualannya dibelikan lahan yang lebih baik di luar pemukiman.

Kebun Dinas Pirikan terletak di tengah permukiman Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan itu membudidayakan benih kakao dan panili. Sejak tahun lalu dilakukan peremajaan tanaman panili sebanyak 125 batang muda yang bakal siap panen tahun depan. Selain panili, terdapat tanaman kakao yang telah berbuah sebanyak 343 pohon.(adv)