31 C
Semarang
Kamis, 29 Januari 2026

Direktur Polines Dikukuhkan jadi Guru Besar Ilmu Thermodinamika

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Direktur Politeknik Negeri Semarang (Polines) Prof. Dr. Totok Prasetyo, B.Eng, MT, IPU, ACPE , menjadi guru besar kedua di Polines, usai dikukuhkan pada Rapat Terbuka Senat Polines, Rabu (2/2) di Ruang Serba Guna (RSG) kampus Polines, Tembalang, Semarang.

Ketua Senat Polines, Dr. Jusmi Amid, SE, M.Si mengukuhkan Prof Totok Prasetyo sebagai guru besar dalam bidang ilmu thermodinamika, pada jurusan teknik mesin Polines.

Pada rapat pengukuhannya, Prof Totok Prasetyo, menyampaikan orasi ilmiahnya yang berjudul “Pemanfaatan Energi Panas Bumi Temperatur Rendah Menggunakan Teknologi Organic Rankine Cycle (ORC) dengan Fluida Kerja R123”.

Menurutnya, substansi pidato pengukuhan guru besar ini menggambarkan ide gagasannya terkait betapa besarnya potensi sumber daya alam Indonesia khususnya di sektor panas bumi. “Harta karun energi yang tidak ternilai ini tersimpan dalam perut bumi Ibu Pertiwi, Indonesia,” ungkapnya.

Baca juga:  Grab dan OVO Dukung ASEAN Para Games 2022

Sayangnya, sampai saat ini belum terekploitasi sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat Indonesia. Panas Bumi yang ada di hampir seluruh wilayah Nusantara, jelas Prof. Totok, harus di-Konversi-kan menjadi Energi Listrik.

Salah satu bidang ilmu yang memiliki peran utama dalam proses konversi energi adalah Ilmu Termodinamika. Termodinamika merupakan salah satu cabang fisika yang membahas mengenai perubahan energi panas menjadi bentuk energi lain.

Lebih lanjut, Prof Totok menjelaskan, Ilmu Termodinamika benar-benar diaplikasikan untuk mengubah energi panas, dikonversikan menjadi energi listrik. Ke depannya, waste energy panas yang terjadi pada temperatur rendah (800C sampai dengan 1500C) dapat diminimalisir karena deviasi temperatur pada dasarnya dapat diekploitasi untuk menghasilkan energi listrik.

Baca juga:  PAN Kabupaten Semarang Konsolidasi All Out Menangkan Ngesti Nugraha-Arifah

Diakhir orasi ilmiahnya, Prof. Totok Prasetyo yang juga alumni angkatan ke-1 Politeknik Undip sekarang Polines, menyimpulkan berdasarkan hasil simulasi laboratorium system ORC dengan temperatur 110°C dan 120°C serta menggunakan berbagai jenis fluida kerja diatas maka secara Termodinamika fluida kerja R123 memiliki performance yang terbaik dibandingkan dengan fluida kerja yang lain.

Pada kesempatan ini Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A, selaku Direktur Kelembagaan dan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi mewakili Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek mengalungkan tanda guru besar kepada Prof. Totok. (rit)



TERKINI

Dikabarkan Pindah ke MU

Biarkan John Herdman Bekerja

Digaet Ajax Amsterdam Rp 24 Miliar

Rekomendasi

...