26 C
Semarang
Jumat, 30 Januari 2026

Pemanfaatan Video Untuk Materi Penerapan Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Siswa dalam pembelajaran di kelas kadang merasa bosan dan tidak antusias. Apalagi mendekati jam pulang sekolah, siswa semakin tidak konsentrasi dalam menerima pelajaran. Hal ini menurut pengamatan guru disebabkan oleh metode guru yang monoton hanya dengan ceramah.

                Untuk mengatasi hal ini, guru mencoba memanfaatkan media video. Menurut J. S. Badudu dalam Kamus Umum Bahasa Indonesian (1994 : 858) mengatakan bahwa, pemanfaatan adalah hal, cara, hasil kerja dalam memanfaatkan sesuatu yang berguna. Video merupakan serangkaian gambar gerak yang disertai suara yang membentuk suatu kesatuan yang dirangkai menjadi alur, dengan pesan-pesan di dalamnya untuk ketercapaian tujuan pembelajaran yang disimpan dengan proses penyimpanan pada media pita atau disk (Arsyad, 2004:36 dalam Rusman dkk 2011:218).Video merupakan media audio visual yang menampilkan gerak (Sadiman, 2008:74).

Menurut Hamzah B. Uno & Nina Lamatenggo (2011: 135)  keuntungan penggunaan video pembeajaran antara lain : 1) Video dapat memanipulasi waktu dan ruang sehingga siswa dapat diajak melanglang buana ke mana saja walaupun dibatasi dengan ruang kelas;  2) Video juga dapat menampilkan objek-objek yang terlalu kecil, terlalu besar, berbahaya, atau bahkan tidak dapat dikunjungi oleh siswa, 3) Kemampuan media video juga dapat diandalkan pada bidang studi yang mempelajari keterampilan motorik dan melatih kemampuan kegiatan.

Baca juga:  Tingkatkan Berpikir Siswa melalui Pertanyaan Terbuka

Sedangkan menurut Cecep Kustandi (2013: 64), keuntungan apabila menggunakan media video dalam pembelajaran, yaitu: (1) Video dapat melengkapi pengalaman-pengalaman dasar dari siswa ketika siswa berdiskusi, membaca, dan praktik; (2) Video dapat menunjukan objek secara normal yang tidak dapat dilihat, seperti kerja jantung ketika berdenyut; (3) Mendorong dan meningkatkan motivasi siswa serta menanamkan sikap dan segi afektif lainnya; (4) Video mengandung nilai-nilai positif yang dapat mengundang pemikiran dan pembahasan dalam kelompok siswa; (5) Video dapat menyajikan peristiwa kepada kelompok besar atau kelompok kecil dan kelompok yang heterogen atau perorangan.

Tetapi disamping kelebihan diatas,  media video pembelajaran memiliki beberapa keterbatasan yaitu: pengadaan video umumnya memerlukan biaya yang mahal dan waktu yang banyak, pada saat diputarkan video gambar dan suara akan berjalan terus sehingga tidak semua siswa mampu mengikuti informasi yang ingin disampaikan melalui video tersebut, video yang tersedia tidak selalu sesuai dengan kebutuhan dan tujuan belajar yang diinginkan kecuali video itu dirancang dan diproduksi khusus untuk kebutuhan sendiri.

Baca juga:  Literasi Digital Tingkatkan Profil Pelajar Pancasila

Jadi, dengan cara memanfatkan sesuatu yang berguna seperti  video yang menampilkan gambar bergerak yang disertai suara untuk mencapai tujuan pembelajan. Setelah melihat video yang ditayangkan diharapkan siswa dapat menelaah dan menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Pada saat proses pembelajaran,siswa  diberi tahu tujuan pembelajaran yang akan dicapai, setelah itu siswa diminta untuk mengamati video pembelajaran. Seteleh video selesai diputar, siswa diminta menuliskan penerapan nilai pancasila ada ada di vedio dan dibahas bersama. Kemudian siswa dalam kelompok diminta untuk mencari penerapan  nilai pancasila yang belum ada di video. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Setelah itu dievaluasi guru bersama siswa sambil guru meluruskan pemahaman siswa. Setelah itu, siswa diberi evalusi secara individu.

Dari hasil pengamatan guru, siswa terlihat antusias mengamati video serta bersemangat dalam mengerjakan tugas sehingga diharapkan tujuan pembelajran akan tercapai.

 

Oleh: Budi Setiyani, S.Pd.SD.

Guru Kelas VI SDN Magersari, Ngablak



TERKINI

Drama Sensasional di Lisbon

Kiper Ketiga Termahal di Dunia

Ikut Panik Kiper Benfica Maju Menyerang

Rekomendasi

...