Tingkatkan Perekonomian Jawa Tengah, Bank Jateng Raih Penghargaan The Best Indonesia Finance 2024


JATENGPOS. CO. ID, JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan bergengsi sebagai The Best Indonesia Finance “Bank – BPD Company” 2024. Platinum Award – Very Excellent Category asset < Rp. 100 T.

Indonesia Finance Award-VIII 2024 yang diadakan oleh Economic Review ini berlangsung meriah di Ballroom Tiara 1 dan 2, Artotel Suites Hotel Mangkuluhur, Jakarta (12/8/2024).

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas peran Bank Jateng dalam mendorong peningkatan perekonomian dan pembangunan di Jawa Tengah.

Plt Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Page 2 of 2 “Penghargaan ini menjadi bukti komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Jawa Tengah melalui berbagai layanan perbankan yang inovatif dan berkelanjutan. Kami akan terus memperkuat peran kami, terutama dalam mendukung UMKM dan sektor produktif lainnya,” ujarnya.

Baca juga:  Dr Elen Dilantik Menjadi Rektor UNISBANK Periode 2024-2025

Bank Jateng berhasil membantu pemerintah daerah meningkatkan pendapatan melalui berbagai inovasi layanan, termasuk pengembangan digital.

Di antaranya adalah Cash Management System (CMS) untuk Pemda dan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskudes) berbasis CMS yang mendukung transaksi nontunai bagi pemerintah desa di Jawa Tengah.

Bank Jateng juga membagikan dividen sebesar Rp 1,099 triliun atau 69,3% dari laba bersih tahun 2023 yang mencapai Rp 1,58 triliun.

Kontribusi ini semakin memperkokoh peran Bank Jateng sebagai penunjang utama pembangunan daerah.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Bank Jateng setelah melalui proses penjurian secara langsung maupun via aplikasi zoom, berdasarkan data kinerja keuangan perusahaan serta data lainnya yang dipublikasikan melalui website resmi perusahaan.

Baca juga:  22 Kelompok Relawan Merapat Siap Menangkan Mas Dar Pada PilGub Jateng

Indikator penilaian juga menekankan pada financial resilience perusahaan yang meliputi likuiditas, cash flow operation, kemampuan membayar utang, dan kinerja saham untuk perusahaan terbuka.(*/mil/jan)


TERKINI

Rekomendasi

...