26 C
Semarang
Minggu, 1 Februari 2026

Orasi di Depan Mapolda Jateng, Ratusan Mahasiswa BEM Undip Bubar dengan Tertib

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam BEM Universitas Diponegoro (Undip), menggeruduk kantor Mapolda Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Sabtu (30/8/2025), siang.

Sekira pukul 13. 15 WIB, ratusan massa mulai berdatangan dari beberapa titik kumpul, mereka langsung menuju Mapolda Jateng.

Tak banyak basa – basi, ratusan mahasiswa tersebut, melalui perwakilanya ( koordinator aksi), langsung berorasi melontarkan sejumlah tuntutan terkait isu pelanggaran HAM, tindakan represif aparat dan kasus kematian pengemudi ojek online di Jakarta.

“Penguasa pemerintah (Rezim), silih berganti, tetapi wajah aparat tidak berubah, bukan menjadi pelindung untuk rakyat. Namun, malah menjadi sumber ketakutan yang menambah penderitaan rakyat,” tegas Ketua BEM Undip Aufa Atha Ariq Aoraqi.

Baca juga:  Dua Pimpinan PBNU Sepakat Muktamar Dipercepat, Jadwal Belum Diputuskan

Berbeda dengan unjuk rasa sehari sebelumnya. Aksi yang dilakukan para calon intelek muda ini, berjalan tertib dan nyaris tidak ada huru – hara.

Suasana didepan Mapolda Jateng Jalan Pahlawan pun, terlihat aman terkendali. Meski demikian, ratusan aparat gabungan tetap bersiaga mengantisipasi jika ada gelombang unjuk rasa susulan.

Diwartakan sebelumnya, ratusan pengemudi ojek online (ojol) mahasiswa dan pelajar menggelar aksi yang sama, di depan Polda Jawa Tengah, Jumat (29/8/2025), sore.

Aksi tersebut merupakan bentuk dukungan dan rasa duka atas meninggalnya rekan sesama driver ojol, Affan Kurniawan (21), yang tewas terlindas kendaraan taktis Brimob saat terjadi kericuhan demo di Jakarta, Kamis (28/8/2025), lalu.

Baca juga:  Kaesang Ngaku Naik Jet Pribadi Berempat Tiket Rp 360 Juta

Namun, aksi yang sebelumnya damai dan aman sempat di warnai kericuhan yang di duga dipicu oleh orang-orang tidak bertanggungjawab, di tengah ribuan massa aksi unjuk rasa tersebut. (ucl/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...