25 C
Semarang
Jumat, 1 Mei 2026

40 Ribu Siswa Sudah Terdistribusi MBG




JATENGPOS.CO.ID TUNTANG – Program makan bergizi gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Semarang terus bergulir. Dari total 93 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Semarang, baru ada 11 SPPG yang sudah beroperasi.

” Saat ini yang sudah beroperasi ada 11 SPPG, yang lainnya masih dalam proses persiapan. Harapan kita nanti di awal tahun 2026 ini sudah bisa jalan semuanya,” kata Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat
pembukaan SPPG Wasyal 1 di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Senin (8/9/2025). Hadir dalam kesempatan ini Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin, Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Guvta Alugoro Koedoes, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy dan pejabat lainnya.

Bupati menambahkan, pihaknya sangat berterimakasih kepada Presiden Prabowo atas progam MBG ini, karena selain bertujuan menyehatkan generasi dengan makanan bergizi juga menghidupkan perekonomian masyarakat dan UMKM.

Baca juga:  Komunitas Juang Kabupaten Semarang Bantu Air Bersih Dua Desa Terdampak Kekeringan

Dikatakannya, saat ini SPPG yang sudah launcing di Kabupaten Semarang ada 9 SPPG, sedangkan dua SPPG lainnya sedang proses untuk launching.

Dijelaskannya, SPPG yang beroperasi itu sedang dalam proses persiapan. Seperti harus melakukan pembangunan dapur, pembuatan air bersih di lokasi SPPG, dan persiapan sarana prasarananya. Bupati menyebut, dari 11 SPPG yang sudah beroperasi ada sekitar 40.000 siswa yang saat ini sudah menikmati program makan bergizi gratis.

“Satu SPPG itu bisa melayani antara 3.000 sampai 4.000 siswa. Jadi yang sudah mendapatkan ada sekitar 40.000 siswa. Ini akan ada percepatan-percepatan, jadi akan segera beroperasi semuanya,” tandas Ngesti

Sementara itu, Ketua Yayasan Ruang Cipta Pemuda yang merupakan penggerak SPPG Wangsa Syailendra (Wasyal) 1, Joko Mantoro menjelaskan, pihaknya melayani 11 sekolah dengan total 3.079 siswa yang dilayani.
“Kita dapat memo terbaru dari BGN (Badan Gizi Nasional), kita akan meningkatkan menjadi 3.400 siswa. Selain itu, kemarin itu lima hari kerja sekarang jadi enam hari kerja,” jelas Joko Mantoro didampingi Direksi Humas Yayasan Yekti Lestari.

Baca juga:  Ahmad Luthfi Ikut Gladi Resik Pelantikan di Istana

Diakuinya, SPPG Wasyal 1 ini menyerap tenaga kerja sebanyak 55 pekerja. Mereka merupakan warga di sekitar Kesongo dan juga ada petugas dari BGN. Pihaknya juga bekerja sama dengan UMKM, koperasi, dan petani di wilayah Kabupaten Semarang.
” Sehingga ada perputaran ekonomi yang cukup besar dengan menggerakkan UMKM hingga petani di wilayah Kabupaten Semarang. Selain itu yang jelas ikut menyerap tenaga kerja, sehingga mengurangi pengangguran,” pungkasnya. (deb/sgt)




TERKINI




Rekomendasi

...