24 C
Semarang
Rabu, 14 Januari 2026

Lebih Efisien Bayar Iuran JKN Lewat Autodebet

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG- BPJS Kesehatan terus berupaya memberikan kemudahan pembayaran iuran bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP).

Resiko sakit yang selalu datang tanpa diduga, sepatutnya mampu menyadarkan setiap peserta agar mempersiapkan kepesertaan JKN selalu aktif. Secara konvensional BPJS Kesehatan telah bekerjasama dengan lebih dari satu juta kanal pembayaran yang tersedia di seluruh penjuru Indonesia.

Namun, peserta JKN di wilayah kota Semarang dan Kabupaten Demak tak perlu risau. BPJS Kesehatan juga telah menyediakan layanan autodebet iuran JKN untuk memudahkan peserta saat melakukan pembayaran iuran dilakukan secara otomatis melalui potongan saldo rekening, sehingga peserta tak perlu lagi mengingat tanggal jatuh tempo pembayaran iuran di setiap bulannya.

“Dengan memanfaatkan autodebet, peserta JKN tidak perlu khawatir akan lupa atau terlewat membayar iuran, karena pembayaran iuran akan secara otomatis setiap bulannya. Selain memberikan rasa tenang bagi peserta tentunya juga berdampak pada tingkat keaktifan peserta JKN,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Sari Quratul Ainy, Jumat (12/9/2025).

Sari menjelaskan, keaktifan peserta dalam membayar iuran JKN sangat berpengaruh dengan keberlangsungan Program JKN. Peserta yang rutin membayar iuran dengan mudah mengakses pelayanan kesehatan.

Pendaftaran autodebet juga cukup mudah, peserta dapat mengakses Aplikasi Mobile JKN melalui fitur Pendaftaran Autodebet. Selain itu, Peserta JKN saat ini bisa memanfaatkan fitur autodebet ini pada bank Mandiri, BCA, BNI, BRI, BTN, Bank Jateng.

“Saat memanfaatkan fitur autodebet ada baiknya peserta rutin mengecek mutasi rekening dan memastikan rekeningnya memiliki cukup saldo. Hal ini penting dilakukan untuk memastikan jika proses pemotongan iuran berhasil. Apabila ada kendala-kendala sehingga bisa ditindaklanjuti lebih cepat,” ucap Sari.

Sementara itu PIC Autodebet Bank Mandiri Cabang Semarang Sisingamangaraja, Dian mengatakan pihaknya telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Cabang Semarang untuk optimalisasi autodebet iuran Peserta JKN sejak tahun 2016.

“Bagi nasabah Bank Mandiri, iuran Program JKN akan otomatis terdebet tanggal lima setiap bulannya. Peserta JKN bisa langsung datang ke Bank Mandiri, dengan membawa KTP, kartu JKN, buku Tabungan/ ATM untuk segera petugas kami mengajukan proses autodebet. Sehingga untuk bulan berikutnya iuran JKN bisa langsung terpotong,” ucapnya.

Dian menekankan proses pendebetan hanya dilakukan satu kali dalam satu bulan, sehingga peserta wajib memastikan rekening yang digunakan untuk proses autodebet telah tersedia saldo cukup.

“Apabila saldo tidak mencukupi, iuran bulan lalu akan dipotongkan bersamaan dengan pada bulan berikutnya,” tambahnya.

Menurutnya mekanisme autodebet iuran ini sangat membantu peserta untuk mengurangi potensi lupa membayar iuran. Sehingga resiko iuran menunggak bisa dihindari dan kepesertaan JKN dapat dimanfaatkan tanpa terkendala non aktif.

“Apabila terjadi gagal proses autodebet maupun kendala lainnya, peserta dapat menghubungi petugas Bank Mandiri agar proses pembayaran iuran tetap berjalan,” imbuhnya.

Seperti halnya Bambang Soesanto, sebagai pengemudi taksi online ia dan keluarga mempercayakan perlindungan kesehatan pada Program JKN.  Terdaftar pada segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), ia kerap kali melewatkan pembayaran iuran JKN.

“Ya, susah kalo kelewat bayar, saya memiliki riwayat serangan jantung. Beberapa kali saya mendadak di bawa ke puskesmas. Kalau pas saya lupa membayar iuran pastinya akan lebih repot. Untungnya saya disarankan oleh petugas untuk memanfaatkan fitur autodebet sekarang tidak perlu lagi ingat-ingat sudah bayar iuran atau belum,” ujarnya.

Bambang juga tidak kesulitan saat mendaftar autodebet iuran JKN. Ia langsung data ke Bank dimana dirinya memiliki saldo tabungan, tidak butuh waktu lama petugas langsung memroses dan proses autodebet bisa langung jalan pada bulan berikutnya.

“Peserta lainnya sepertinya perlu memanfaatkan fitur autodebet ini, setiap bulan iuran otomatis terbayarkan jadi todak perlu bingung jika menunggak iuran, Pastinya meminimalisir denda pelayanan rawat inap akibat menunggak iuran kalau nanti seaktu-waktu butuh,” tutupnya.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...