29 C
Semarang
Minggu, 1 Februari 2026

Sekda Jateng Ikut Friendship Run Borobudur Maraton 2025 

JATENGPOS. CO. ID, BANYUMAS – Wajah Putri Maesaroh (29) nampak penuh peluh usai melewati garis finish pada ajang Bank Jateng Friendship Run (BJFR) Borobudur Maraton 2025 Purwokerto, di Pendopo Si Panji, Kabupaten Banyumas, Ahad, 28 September 2025.

Namun, sungging senyumnya acap merekah dari bibirnya. Sebab, bagi Putri, melewati garis finish itu adalah capaian luar biasa. Tak ayal, momentum itu tak luput diabadikan melalui swafoto dengan ponselnya.

Pagi itu, penampilan Putri berbeda dari para peserta lainnya. Ia memakai kostum olahraga bermotif batik. Dari penampilan itu, dia ingin mengenalkan Jawa Tengah melalui ajang Bank Jateng Friendship Run (BJFR) Borobudur Maraton 2025 Purwokerto. “Kostum ini menunjukkan bahwa Jawa Tengah itu unik, dan selalu menjadi kebanggaan masyarakatnya,” kata Putri.

Baca juga:  Percepat Pemulihan Ekonomi, Temanggung Galakkan "Mustika Desa"

Dia bilang, ide awalnya ingin memakai kebaya. Akan tetapi akhirnya memutuskan untuk mengombinasikan atasan kebaya yang didesain dengan bahan jersey olahraga. “Dari jersey bentuk motif kebaya ini untuk menunjukkan keunikan dengan warna yang cerah,” ucapnya.

Perempuan yang sehari-hari bekerja di Cirebon ini sengaja datang ke Banyumas untuk meramaikan acara tersebut. Menurutnya, Borobudur Marathon merupakan ajang yang layak dibanggakan masyarakat Jateng.

Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno mengatakan, ada 1.000 peserta yang terdata mengikuti Bank Jateng Friendship Run (BJFR) Borobudur Maraton 2025 Purwokerto ini. Agenda lari tersebut sebagai rangkaian untuk menuju gelaran Borobudur Marathon pada tanggal 16 November 2025.

“Programnya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, agar gemar berolahraga,” katanya.

Baca juga:  Jawa Tengah Jadi Lokus Utama Gemapatas 2025

Selain itu, pariwisata olahraga (sport tourism) ini juga bertujuan mendatangkan orang dari luar Jateng masuk ke provinsi ini. Dengan begitu, ekonomi menjadi berkambang.

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengatakan, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, meminta pemerintah kabupaten/kota mendukung Borobudur Marathon 2025 melalui ajang pre-event.

“Alhamdulillah Purwokerto dipilih menjadi salah satu pendukung,” katanya.

Dengan digelarnya ajang tersebut, Kabupaten Banyumas mendapat manfaat ekonomi. Di mana hotel dan penginapan lain laku, serta sektor konsumsi seperti Usaha Mikro Kecil dan Menengah juga laku.

Wakil Redaktur Pelaksana Harian Kompas, Antonius Tomy Trinugroho, mengatakan, ajang Borobudur Marathon 2025 selalu menjadi agenda menarik bagi para pelari. Rencananya nanti akan diikuti 10 ribu peserta baik dari dalam maupun luar negeri. (ucl)


TERKINI

Rekomendasi

...