25 C
Semarang
Senin, 23 Februari 2026

Diduga Bersenggolan Motor, Pelajar Ditikam Orang Tak Dikenal

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Kasus tindak pidana penganiayaan (penusukan) yang menimpa seorang pelajar berinisial BPM (15). Kini, tengah ditangani kepolisian, dengan memburu pelaku.

Korban warga Tanjung Mas, Semarang Utara, mengalami penusukan yang dilakukan pelaku, usai bersenggolan dengan pengendara motor tak dikenal di Jalan Pleburan Barat, Semarang Selatan.

Kejadian bermula ketika korban yang tengah berboncengan dengan rekannya hendak mengambil alat musik di kawasan Pleburan, Sabtu (27/9), sekitar pukul 01.30 dini hari.

Kanitreskrim Polsek Semarang Selatan, AKP Dwi Yudi Setiawan, membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Saat ini kasus tengah ditangani oleh Unit PPA Polrestabes Semarang. Karena korbannya masih anak dibawah umur,” terangnya, saat di konfirmasi JATENG POS, Selasa (30/9).

Baca juga:  Razia Gabungan Balap Liar, Polres Sukoharjo Amankan 21 Sepeda Motor Knalpot Brong

Dijelaskan, dalam kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian tangan serta dada dan sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Roemani.

“Kejadian bermula, saat korban yang tengah berboncengan dengan rekannya hendak mengambil alat musik di kawasan Pleburan, Sabtu (27/9), sekira pukul 01.30 dini hari. Saat melintas, motor yang ditumpangi bersenggolan dengan pengendara lain,” jelas AKP Dwi YS.

Lanjutnya, usai bersenggolan motor, kemudian keduanya (korban dan pelaku) terlibat adu mulut hingga terjadi baku hantam.

“Pelaku kemudian mengeluarkan sajam (senjata tajam) dan langsung menusuk korban hingga bersimbah darah terjatuh di lokasi kejadian,” imbunya.

Melihat kondisi tersebut, rekan korban yang panik tak mampu melawan hanya terpaku melihat korban terjatuh, pelaku pun langsung melarikan diri.

Baca juga:  Sidang Pemalsuan Dokumen Kuliah, Mantan Ketua KY Tegaskan Tanda Tangan Dipalsukan !

Melihat ada kejadian tersebut, warga sekitar langsung memberikan pertolongan, kemudian korban dibawa ke RS Roemani Semarang.

AKP Dwi YS menambahkan, korban yang sempat mendapat perawatan di rumah sakit, kini telah diperbolehkan pulang kerumah.

“Kemarin dikabari sama keluarga, hari Minggu sudah pulang ke rumah. Waktu kita cek ke rumah sakit sudah dalam ditutup perban, lukanya semacam sabetan (Sajam),” pungkasnya.

Hingga kini, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan lanjutan dan mengejar pelaku. (ucl/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...